Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Mei 2025 | 06.13 WIB

Baru Tiba di Embarkasi Surabaya, Calon Jemaah Haji Sudah Ketahuan Bawa Rokok Berlebih

Calon jemaah haji asal Tulungagung dan Kota Kediri tiba di Asrama Haji Sukolilo, Kamis (1/5). (Humas PPIH Embarkasi Surabaya) - Image

Calon jemaah haji asal Tulungagung dan Kota Kediri tiba di Asrama Haji Sukolilo, Kamis (1/5). (Humas PPIH Embarkasi Surabaya)

JawaPos.com - Rombongan calon jemaah haji (CJH) dari kloter Kabupaten Tulungagung dan Kota Kediri tiba di Asrama Embarkasi Surabaya, Kamis pagi (1/5). Mereka dijadwalkan berangkat pada keesokan harinya, Jumat dini hari (2/5).

Ketua PPIH (Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji) Embarkasi Surabaya, Akhmad Sruji Bahtiar mengatakan total calon jemaah yang tiba hari ini adalah 1.140 orang. Mereka telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan administrasi.

"Setiap kloternya itu terdiri dari 376 calon jemaah haji. Petugas pada masing-masing kloter sejumlah 4  orang, sehingga total jemaah yang tiba pada hari pertama di Embarkasi Surabaya adalah 1.140 orang," tutur Sruji, Kamis (1/5).

Pada saat pemeriksaan koper bagasi, ditemukan calon jemaah haji yang membawa rokok melebihi aturan: kloter 1 kelebihan 5 slop rokok, kloter 2 kelebihan 4 bungkus rokok, dan kloter 3 kelebihan 1 slop rokok.

“Para jemaah yang ke tanah suci diizinkan membawa rokok tetapi tidak boleh melebihi aturan penerbangan atau kepabeanan yakni maksimal sejumlah 200 batang atau 2 slop rokok,” imbuhnya.

Sruji yang juga Kakanwil Kemenag Jawa Timur menuturkan, temuan rokok berlebih dari tiga kloter pertama ini akan disimpan oleh petugas. Rokok-rokok tersebut akan dikembalikan ke petugas asal daerah masing-masing.

Kemudian pada pemeriksaan kesehatan, Sruji mengatakan ada beberapa calon jemaah haji yang dirujuk ke poliklinik BBKK (Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan). 

Rinciannya, ada 4 jemaah dari kloter 1 yang dirujuk karena HB rendah dan hipertensi. Dari kloter 2, ada seorang jemaah yang dirujuk karena hamil. Sedangkan kloter 3, ada 2 jemaah yang dirujuk karena diabetes dan hipertensi.

“Jemaah yang hamil dinyatakan layak terbang, usia kehamilan pun aman karena kisaran 17-18 minggu atau trimester dua. Hingga saat ini, belum ada jemaah yang dirawat inap di RSUD Haji," tukas Sruji.

Selama musim haji 1446 H/2025 M, Embarkasi Surabaya dijadwalkan memberangkatkan total 36.845 jemaah yang berasal dari tiga provinsi, yakni Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Timur. (*)

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore