Ilustrasi kegiatan belajar-mengajar di sekolah. (Dok/Jawa Pos)
JawaPos.com-Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan memprioritaskan sekolah-sekolah lama dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025/2026. Ini wujud komitmen memberikan akses pendidikan merata.
Sebab setiap tahun ajaran baru, tidak sedikit orang tua yang mendaftarkan anaknya melalui SPMB di sekolah-sekolah tertentu, yang mereka anggap favorit. Akibatnya, di beberapa sekolah lainnya mengalami kekurangan murid.
Fenomena ini lah yang ingin diminimalisir Pemkot. Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menuturkan permasalahan kurangnya murid terjadi di Kota Pahlawan karena kurangnya kontrol terhadap jarak antar sekolah.
"Kenapa murid sekolah itu kurang? Karena tidak terkontrol jaraknya antara satu dan lainnya. Memang ada satu wilayah jumlahnya banyak, dan lain-lain," tutur Wali Kota Eri di Surabaya, Kamis (10/4).
Politikus yang akrab disapa Cak Eri itu menegaskan bahwa tidak semua izin sekolah dikeluarkan oleh Pemkot Surabaya. Ada juga sekolah yang izinnya dari Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Oleh karena itu, kepada Dinas Pendidikan, perwakilan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah, dan Kelompok Kerja Kepala Sekolah, Eri menyampaikan bahwa Pemkot memprioritaskan bantuan untuk sekolah-sekolah lama.
"Saya minta Dinas Pendidikan untuk duduk bersama dan mengatur agar sekolah-sekolah baru tidak mengharapkan bantuan dari Pemkot, sehingga sekolah-sekolah lama tidak kekurangan murid," imbuhnya.
Sebagai informasi, Mendikdasmen Abdul Mu'ti resmi mengganti Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi SPMB pada akhir Januari 2025. Ada empat jalur penerimaan yang bisa diikuti calon murid.
Empat jalur dalam SPMB, di antaranya jalur afirmasi, jalur domisili (dulunya dinamai jalur zonasi), jalur prestasi, dan jalur mutasi (dulunya dinamai jalur perpindahan orang tua). Masing-masing jalur mengalami penyesuaian kuota. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
