
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi buka suara terkait lahan pemakaman yang semakin menipis. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi buka suara terkait lahan pemakaman yang semakin menipis, hingga diterapkannya sistem tumpang tindih pada beberapa Tempat Pemakaman Umum (TPU) sebagai solusi darurat. Secara blak-blakan, Eri menuturkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi krisis lahan makam. Alasannya adalah anggaran yang dimiliki terbatas.
“Kita sudah tidak bisa menyediakan lahan makam, tanahnya siapa? Di (TPU) Keputih, kalau ada saudara-saudaranya yang meninggal ya sudah ditumpang, lahannya sudah tidak ada," tutur Eri, Senin (17/3).
Selain itu, harga tanah di Surabaya yang semakin mahal, juga menjadi pertimbangan Pemkot terkait perluasan TPU. Eri menuturkan bahwa pembebasan tanah di Surabaya bisa Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per meter.
Sementara Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025 Pemkot Surabaya senilai Rp 12 Triliun. Itu pun akan digunakan untuk membiayai program prioritas, seperti banjir, pendidikan, hingga kesehatan gratis.
“Tanah sudah tidak ada, lalu mau bebaskan tanah? Duit dari mana? Mau pilih mana? Mau membebaskan tanah atau lebih manfaat untuk menyelesaikan kemiskinan? Warga Surabaya juga harus tahu itu,” seru politisi PDIP itu.
Meski begitu, Wali Kota Eri menegaskan bahwa pihaknya tidak menyerah untuk mengatasi persoalan krisis makam. Hanya saja untuk tahun ini, APBD akan digunakan untuk membiayai program yang lebih prioritas.
"Bukan kita ini menyerah, tidak. Tapi dalam sebuah pemerintahan, itu pasti ada skala prioritas yang didulukan yang mana. Makanya nanti saya akan sampaikan ke DPRD (untuk menentukan prioritas ke depan)," seru Eri.
Sebagai informasi, berdasarkan data DLH, terdapat 13 lahan makam dan 1 krematorium yang dikelola oleh Pemkot Surabaya. Sementara lahan makam yang berada di kawasan perkampungan ada sebanyak 535.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
