Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 Maret 2025 | 14.22 WIB

Soal Perluasan Lahan TPU, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi: Harga Tanah Mahal, Duit dari Mana?

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi buka suara terkait lahan pemakaman yang semakin menipis. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi buka suara terkait lahan pemakaman yang semakin menipis. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi buka suara terkait lahan pemakaman yang semakin menipis, hingga diterapkannya sistem tumpang tindih pada beberapa Tempat Pemakaman Umum (TPU) sebagai solusi darurat. Secara blak-blakan, Eri menuturkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tidak bisa berbuat banyak untuk mengatasi krisis lahan makam. Alasannya adalah anggaran yang dimiliki terbatas.

“Kita sudah tidak bisa menyediakan lahan makam, tanahnya siapa? Di (TPU) Keputih, kalau ada saudara-saudaranya yang meninggal ya sudah ditumpang, lahannya sudah tidak ada," tutur Eri, Senin (17/3).

Selain itu, harga tanah di Surabaya yang semakin mahal, juga menjadi pertimbangan Pemkot terkait perluasan TPU. Eri menuturkan bahwa pembebasan tanah di Surabaya bisa Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per meter.

Sementara Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025 Pemkot Surabaya senilai Rp 12 Triliun. Itu pun akan digunakan untuk membiayai program prioritas, seperti banjir, pendidikan, hingga kesehatan gratis.

“Tanah sudah tidak ada, lalu mau bebaskan tanah? Duit dari mana? Mau pilih mana? Mau membebaskan tanah atau lebih manfaat untuk menyelesaikan kemiskinan? Warga Surabaya juga harus tahu itu,” seru politisi PDIP itu.

Meski begitu, Wali Kota Eri menegaskan bahwa pihaknya tidak menyerah untuk mengatasi persoalan krisis makam. Hanya saja untuk tahun ini, APBD akan digunakan untuk membiayai program yang lebih prioritas.

"Bukan kita ini menyerah, tidak. Tapi dalam sebuah pemerintahan, itu pasti ada skala prioritas yang didulukan yang mana. Makanya nanti saya akan sampaikan ke DPRD (untuk menentukan prioritas ke depan)," seru Eri.

Sebagai informasi, berdasarkan data DLH, terdapat 13 lahan makam dan 1 krematorium yang dikelola oleh Pemkot Surabaya. Sementara lahan makam yang berada di kawasan perkampungan ada sebanyak 535.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore