JawaPos.com – Kesedihan mendalam menyelimuti keluarga LQ, bocah perempuan berusia 7 tahun, yang ditemukan meninggal dunia di sebuah kolam tak terpakai di kawasan Sukolilo Larangan, Kecamatan Bulak, Sabtu (15/3). Sang ibu tak kuasa menahan tangis saat melihat jenazah putrinya yang sebelumnya sempat hilang dan dicari oleh keluarga serta warga sekitar.
Salah satu warga, Achmad, menuturkan bahwa bocah tersebut pergi bermain seperti biasa, namun tak kunjung pulang hingga menjelang siang. Hal itu membuat keluarganya khawatir dan mulai melakukan pencarian. “Biasanya anak-anak bermain sebentar lalu pulang, tapi ini sampai siang belum balik. Makanya orang tuanya mencari, dibantu warga sekitar,” ujarnya.
Setelah pencarian dilakukan, tubuh LQ akhirnya ditemukan mengapung di tepi kolam yang sudah lama tidak digunakan. Kolam tersebut berada di belakang kantor kelurahan dan dulunya merupakan bagian dari wahana wisata sepeda air.
Kasi Trantibum Kecamatan Bulak, Faisal Yusuf, membenarkan bahwa lokasi tersebut memang sudah tak beroperasi sejak lama. “Dulu tempat ini dipakai untuk wisata, ada sepeda airnya. Tapi sekarang sudah tidak digunakan lagi,” ungkapnya.
Kapolsek Kenjeran, Kompol Yuyus, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi, sebelum ditemukan tewas, korban sempat terlihat bermain di sekitar kolam tersebut. “Ada warga yang melihat korban berada di pinggir kolam, seperti sedang memancing,” katanya. Ia juga menambahkan bahwa rumah korban berada tak jauh dari lokasi kejadian, yang mana kolam tersebut juga tersambung dengan aliran sungai.
Polisi masih mendalami bagaimana korban bisa sampai tercebur ke dalam kolam tersebut. Dugaan sementara, LQ terjatuh saat bermain di tepi kolam, apalagi area tersebut memang sudah lama tidak terawat dan bisa saja licin atau berlumpur. Namun, pihak kepolisian tetap mengumpulkan keterangan lebih lanjut dari saksi-saksi yang berada di lokasi.
Peristiwa tragis ini mengingatkan warga akan bahaya kolam atau area terbuka yang tidak terawat, terutama bagi anak-anak yang sering bermain di sekitar lokasi.
Hingga saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Kesedihan masih menyelimuti orang tua korban, terutama sang ibu yang terus menangis meratapi kepergian putrinya. Sementara itu, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti tenggelamnya bocah malang tersebut.