
Petugas BPBD Kota Surabaya saat mengevakuasi bocah 11 tahun yang tenggelam di waduk Sambikerep. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. (Humas BPBD Surabaya)
JawaPos.com - Nasib malang dialami IR, bocah laki-laki berusia 10 tahun asal Kecamatan Sambikerep, Surabaya. Ia ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, usai dilaporkan tenggelam di waduk di kawasan tempat tinggalnya.
Insiden ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Surabaya, Linda Novanti.
Ia mengatakan pihaknya mendapat informasi orang tenggelam pada Selasa (10/3) sekitar pukul 12.25 WIB.
"Petugas BPBD Kota Surabaya langsung .enuju ke lokasi, Jalan Raya Sambikerep Nomor 121 (Belakang Kelurahan Sambikerep) sekitar pukul 12.31 WIB. Respons time 6 menit," ucap Linda dalam keterangannya, Selasa (10/3).
Baca Juga:Simak Jadwal Adzan Maghrib, Shalat, dan Imsak 9-14 Maret 2026 untuk Kota Surabaya dan Sekitarnya
Saat petugas tiba, lokasi sudah ramai warga Sambikerep dan sekitarnya berkerumun.
Sementara petugas langsung bergegas melakukan pencarian korban, dengan berkoordinasi dengan saksi.
"Jadi ada dua teman korban yang menjadi saksi, yakni anak laki-laki berinisial FA, 11 tahun, dan JS, 11 tahun. Keduanya sama-sama tinggal di Dukuh Bungkal, Kelurahan Sambikerep," sambungnya.
Lebih lanjut, Linda mengatakan Tim BPBD Kota Surabaya dan Projopati Kelurahan Made melakukan pencarian dengan teknik penyelaman manual (selulup). Tak sampai dua jam pencarian, tubuh korban berhasil ditemukan.
"Alhamdulillah korban sudah ditemukan dengan kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan dengan kondisi masih di dasar waduk, kurang lebih berjarak 3 meter dari posisi awal tenggelam," terang Linda.
Saat ditemukan, bocah laki-laki berkulit sawo matang, dengan tinggi badan kurang lebih 130 centimeter itu tidak mengenakan baju dan hanya menggunakan celana pendek. Keluarga korban di lokasi kejadian tak kuasa menahan tangis.
"Setelah kita evakuasi ke darat, tubuh korban kita masukkan ke dalam kantong jenazah, sambil menunggu jajaran Inafis Polrestabes Surabaya untuk dilakukan proses identifikasi," tuturnya.
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Dr. Soetomo, Surabaya. Peristiwa ini kembali menjadi pengingat untuk bagi warga untuk lebih berhati-hati dan mengawasi anak-anak saat bermain di sekitar waduk atau perairan terbuka.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
