
Ilustrasi tempe. Dok. JawaPos
JawaPos.com–Roy, pedagang rujak di Surabaya, sempat dibuat kalang kabut ketika mengetahui harga tempe naik tiga kali lipat pada momen Lebaran.
Roy berdagang rujak sejak 2020 di Surabaya. Dia mengatakan, biasanya harga tempe paling mahal naik dua kali lipat. Misal, biasa harga Rp 3.000. Pada Lebaran, paling mahal Rp 5.000 hingga Rp 6.000.
”Tahun ini, saya Lebaran kan buka. Dan, harga tempe seukuran panjang lebih kurang 25 cm itu harganya Rp 9.000 - Rp 10.000. Saya beli tempe di Pasar Wonokromo dan Krukah,” tutur Roy.
Menurut dia, kenaikan harga tempe di Surabaya terjadi pada hari H Lebaran. Sehari sebelum Lebaran, lanjut Roy, harga tempe masih normal. Sekitar Rp 3.000 hingga Rp 3.500 per 25 cm.
Imbas kenaikan tempe, Roy menyesuaikan harga rujak cingur yang dijualnya. Pada momen Lebaran, dia menjual satu porsi rujak cingur Rp 17.000. Biasanya, dia menjajakan seporsi rujak cingurnya Rp 15.000.
”Kalau harga tahu masih normal. Masih bisa beli Rp 5.000 sekotak. Itu normal, tempe yang nggak bisa,” ucap Roy.
Selain naik, stok tempe di pasar-pasar Surabaya juga tidak banyak. Dia biasanya belanja tempe lebih kurang Rp 50 ribu per hari.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
