Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 25 April 2023 | 01.48 WIB

Lebaran, Harga Tempe di Surabaya Naik Tiga Kali Lipat

Ilustrasi tempe. Dok. JawaPos - Image

Ilustrasi tempe. Dok. JawaPos

JawaPos.com–Roy, pedagang rujak di Surabaya, sempat dibuat kalang kabut ketika mengetahui harga tempe naik tiga kali lipat pada momen Lebaran.

Roy berdagang rujak sejak 2020 di Surabaya. Dia mengatakan, biasanya harga tempe paling mahal naik dua kali lipat. Misal, biasa harga Rp 3.000. Pada Lebaran, paling mahal Rp 5.000 hingga Rp 6.000.

”Tahun ini, saya Lebaran kan buka. Dan, harga tempe seukuran panjang lebih kurang 25 cm itu harganya Rp 9.000 - Rp 10.000. Saya beli tempe di Pasar Wonokromo dan Krukah,” tutur Roy.

Menurut dia, kenaikan harga tempe di Surabaya terjadi pada hari H Lebaran. Sehari sebelum Lebaran, lanjut Roy, harga tempe masih normal. Sekitar Rp 3.000 hingga Rp 3.500 per 25 cm.

Imbas kenaikan tempe, Roy menyesuaikan harga rujak cingur yang dijualnya. Pada momen Lebaran, dia menjual satu porsi rujak cingur Rp 17.000. Biasanya, dia menjajakan seporsi rujak cingurnya Rp 15.000.

”Kalau harga tahu masih normal. Masih bisa beli Rp 5.000 sekotak. Itu normal, tempe yang nggak bisa,” ucap Roy.

Selain naik, stok tempe di pasar-pasar Surabaya juga tidak banyak. Dia biasanya belanja tempe lebih kurang Rp 50 ribu per hari.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore