Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Februari 2025 | 02.12 WIB

Percantik Kota, Jalur Hijau Mayjen Sungkono Surabaya Ditata Ulang Pakai Tanah Sedimen

DLH Kota Surabaya melakukan penataan ulang jalur hijau di Jalan Mayjen Sungkono. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

DLH Kota Surabaya melakukan penataan ulang jalur hijau di Jalan Mayjen Sungkono. (Humas Pemkot Surabaya)

 
JawaPos.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya melakukan penataan ulang jalur hijau di pedestrian Jalan Mayjen Sungkono. Ini sebagai upaya untuk mempercantik tampilan tata ruang kota. 
 
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati DLH Kota Surabaya, Myrna Augusta Aditya Dewi mengatakan bahwa ruas Jalan di Mayjen
 Sungkono ditinggikan.
 
"Ini karena ada proyek pengerjaan Box Culvert untuk atasi banjir. Oleh karena itu, kami benahi kembali jalur hijau atau taman kecil di tengah kawasan tersebut," ujar Myrna di Surabaya, Senin (3/2).
 
Menariknya, penataan dan penanaman jalur hijau ini menggunakan tanah sedimen dari normalisasi sungai atau bozem. Tanah sedimen diletakkan sebagai dasar, yang kemudian dilapisi dengan kompos dan tanah tanam.
 
"Setelah media tanahnya siap, baru dilakukan penanaman. Tanah sedimen ini mengandung unsur hara atau mineral yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dan berkembang," imbuhnya.
 
Karena proses atau tahapan yang cukup panjang, Myrna menyebut, penataan ulang jalur hijau di kawasan Mayjen Sungkono sepanjang satu kilometer ditargetkan rampung dalam kurun waktu satu bulan.
 
"Memang belum terlihat bagus (jalur hijaunya) karena masih proses. Kami selesaikan secepatnya di Februari 2025, karena banyak lokasi lain memang di rayon barat yang akan dibenahi," tutur Myrna.
 
Lebih lanjut, DLH juga menggunakan air sungai untuk penyiraman tanaman di taman-taman dan jalur hijau yang ada di Surabaya. Myrna mengatakan bahwa sungai di Kota Pahlawan paling rendah memenuhi kelas IV.
 
"Di mana kelas tersebut dapat diperuntukkan untuk penyiraman. Taman dan jalur hijau kami ada ribuan, sehingga dengan pemakaian tanah sedimen bisa menghemat anggaran untuk dialokasikan pada perawatan lainnya," ucapnya.
 
Proses serupa juga dilakukan DLH Kota Surabaya untuk menata taman dan jalur hijau di ruas jalan lainnya, seperti Jalan Diponegoro, Jalan Ngagel. "Selama ini prosesnya sama. Cuma mungkin sudah kelihatan bagus, kalau di Jalan Mayjen Sungkono masih proses," tandas Myrna.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore