
Kondisi Pasar Tunjungan di jantung Kota Surabaya.
JawaPos.com–Legislator menilai Pasar Tunjungan, Kota Surabaya, sudah saatnya direvitalisasi menyusul Tunjungan Romansa yang sukses menghidupkan Jalan Tunjungan yang telah lama mati suri.
”Sekarang Jalan Tunjungan menjadi tempat favorit anak muda dan masyarakat umum lain di Surabaya,” ujar Anggota Komisi A DPRD Surabaya Josiah Michael seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Jumat (14/4).
Dia menilai, Pemkot Surabaya sukses menghidupkan Jalan Tunjungan dengan Tunjungan Romansa. Tetapi, masih ada pekerjaan rumah yang juga harus dilakukan untuk melengkapi kawasan tersebut.
Menurut dia, Pasar Tunjungan yang pernah menjadi ikon Jalan Tunjungan harus segera dihidupkan kembali. Sebab, momennya sangat pas, yaitu bisa menjadi pusat dari keramaian itu sendiri.
”Kan sayang ya, kontras banget, toko-toko di sana sudah mulai direvitalisasi jadi cantik dan dibuka tempat usaha yang rata-rata kulineran. Sedangkan Pasar Tunjungan masih mangkrak begitu,” ucap Josiah Michael.
Memang, kata dia, untuk lantai 1 Pasar Tunjungan sudah mulai banyak yang direnovasi dan sebagian pedagang membuka usaha kuliner. ”Salah satunya kalau tidak salah milik anak wawali (Wakil Wali Kota Surabaya Armuji). Tetapi itu menurut saya berbahaya, harusnya pasar itu bisa direvitalisasi total dan dijadikan sentra anak muda Surabaya,” kata Josiah.
Bahkan, lanjut dia, di atas pasar sudah jebol semua atapnya sehingga dikhawatirkan roboh dan menjadi permasalahan lagi. Selain untuk sentra anak muda, juga bisa menghidupkan roda perekonomian Surabaya. Para pemilik stan di sana juga akan bisa berusaha dengan baik dan nyaman.
”Saya yakin pedagang yang tergabung dalam Perkumpulan Pedagang Pasar Tunjungan (P3T) juga berharap revitalisasi tersebut,” papar Josiah Michael.
Sebelumnya, Direktur Teknik dan Usaha Perusahaan Daerah Pasar Surya (PDPS) Kota Surabaya Suhendro mengatakan, terkait revitalisasi, pihaknya terus berkomunikasi dengan Pemkot Surabaya. Saat ini, masih dalam proses perencanaan.
”Mudah-mudahan tahun ini, kami bisa melakukan perbaikan pasar secara bertahap,” ujar Suhendro.
Menurut dia, ada 67 pasar yang dikelola PDPS akan direvitalisasi. Namun, penyertaan modal yang diberikan Pemkot Surabaya ke PDPS hanya Rp 9,9 miliar. Sehingga, revitalisasi baru dilakukan untuk empat pasar dahulu.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
