
Ilustrasi pembelajaran siswa di kelas. (Dok. Jawa Pos)
JawaPos.com – Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya menyambut baik keputusan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) soal Penerimaan siswa baru.
Yakni terkait pergantian sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menjadi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
"Pada intinya kami siap (menerapkan sistem baru). Nanti sosialisasi akan gencar dilakukan agar informasinya menyebar kepada semua masyarakat," ujar kadispendik Kota Surabaya Yusuf Masruh, Sabtu (1/2).
Menurut Yusuf, perubahan sistem penerimaan siswa baru ini dilakukan untuk memberikan layanan pendidikan terbaik bagi masyarakat. Yusuf pun memastikan penerapan SPMB tidak akan mengganggu proses pembelajaran.
"Saya sudah mendapatkan laporan terkait sistem zonasi diganti menjadi domisili. Sepertinya hampir sama dengan sistem kemarin, mungkin persentasenya yang sedikit berubah menyesuaikan aturan daerah masing-masing," lanjutnya.
Yusuf mengatakan, pihaknya siap mengikuti arahan dan petunjuk teknis dari Kemendikdasmen terkait transisi sistem penerimaan siswa baru. Sistem ini akan mulai diberlakukan di tahun ajaran baru 2025/2026 mendatang.
Sebelumnya, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti resmi mengganti nama PPDB menjadi SPMB. Sistem penerimaan siswa baru ini akan diterapkan mulai tahun ajaran 2025/2026.
“Kami memperkenalkan nama baru yang berbeda. Namun, kami meyakinkan ini tidak sekadar berganti nama, melainkan memang ada hal baru dalam kebijakan kami,” ujar Abdul Mu’ti di Jakarta, Kamis (30/1) lalu.
Nantinya, ada empat jalur penerimaan yang bisa diikuti calon siswa dalam SMPB. Di antaranya jalur domisili (sebelumnya jalur zonasi), jalur afirmasi, jalur prestasi, dan jalur mutasi (sebelumnya jalur perpindahan orang tua).

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
