Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Januari 2025 | 01.49 WIB

Harga LPG 3 Kg Naik Rp2.000, Warga Surabaya Terkejut, Pedagang Eceran Berharap Tak Terjadi Kelangkaan Stok

Pedagang LPG 3 kg eceran di Surabaya. (Juliana Christy/JawaPos.com) - Image

Pedagang LPG 3 kg eceran di Surabaya. (Juliana Christy/JawaPos.com)

 
JawaPos.com-Harga LPG 3 kilogram kembali mengalami kenaikan. Mulai hari ini, harga jual di tingkat pasar naik dari Rp18.000 menjadi Rp20.000 per tabung. Kenaikan ini tak hanya membuat warga terkejut, tetapi juga memicu penyesuaian harga di berbagai warung pengecer.
 
 
Kenaikan sebesar Rp2.000 ini tercatat sebagai peningkatan signifikan sejak terakhir kali harga LPG naik pada 2023, yang saat itu hanya naik Rp1.000, dari Rp16.000 menjadi Rp17.000.
 
Jago, salah satu penjual LPG di kawasan Semolowaru, mengonfirmasi bahwa kenaikan ini juga terjadi di tingkat agen. "Biasanya saya ngambil dari agen seharga Rp15.500, sekarang naik jadi Rp17.000. Karena itu, saya jual di warung Rp20.000. Semua harga ikut naik karena ini kebijakan dari pemerintah,” ujarnya kepada JawaPos.com, Rabu (15/1).
 
Meski harga naik, Jago tetap bersyukur karena masih ada pembeli. “Yang penting sekarang masih ada yang mau beli, sehari satu atau dua tabung sudah syukur. Kalau lagi sepi, cuma kejual tiga tabung sehari. Stok saya juga terbatas, hanya bisa ambil 10 tabung dari agen,” tambahnya.
 
Sementara itu, Samsul, seorang pembeli, mengaku terkejut saat mengetahui harga LPG melonjak. "Walaupun cuma naik Rp2.000, tetap terasa berat. Apalagi ini pertama kalinya naik setelah setahun terakhir," katanya. Namun, ia tak punya pilihan selain tetap membeli karena LPG merupakan kebutuhan pokok bagi rumah tangganya.
 
Kenaikan harga ini menimbulkan kekhawatiran akan beban ekonomi masyarakat, terutama di kalangan menengah ke bawah. Bagi sebagian besar warga, alternatif pengganti LPG masih sulit ditemukan. "Kebanyakan orang kalau nggak pakai LPG, pakai apa lagi? Semua serba naik," ungkap Jago.
 
Meski begitu, penjual dan pembeli hanya bisa berharap agar kenaikan ini tak diiringi dengan kelangkaan stok yang kerap terjadi. Jika stok tetap aman, diharapkan dampaknya pada masyarakat bisa diminimalisasi. (*)
 
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore