Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Januari 2025 | 05.55 WIB

Mahasiswa Unair Kenalkan Teknologi Kontrol Sawah Jarak Jauh untuk Petani

UNTUK KEMAJUAN: Mahasiswa Unair mengenalkan konsep smart farming dalam pelaksanaan KKN di Kecamatan Bungah.

JawaPos.com – Sebanyak 490 mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) saat ini tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Sidayu dan Bungah. Dalam kegiatan ini, mereka memperkenalkan konsep smart farming, yaitu aktivitas pertanian yang memanfaatkan teknologi digital.

Salah satu potensi yang menjadi fokus adalah pertanian di Desa Masangan, Bungah. Desa ini memiliki lahan pertanian yang sangat menjanjikan.

Ketua Kelompok KKN Universitas Airlangga di Desa Masangan, Sadrina Pramesti, menjelaskan bahwa kelompoknya berinisiatif membantu warga dan petani dengan menciptakan alat bernama ESP 32 Cam. Alat ini berfungsi untuk mengontrol kondisi tanah dan penyiraman tanaman dari jarak jauh.

“Kami mengajak petani untuk merangkai alat ini bersama-sama. Harapannya, alat ini bisa dikembangkan di lahan-lahan pertanian lainnya,” ujarnya.

Dia menambahkan, penerapan teknologi ini dapat mempermudah petani dalam mengontrol dan merawat tanaman. “Dengan alat ini, petani yang tidak sempat ke lahan bisa memantau kondisi tanaman melalui smartphone,” jelasnya.

Rencananya, kelompok KKN di Desa Masangan akan berkolaborasi dengan Pemerintah Kecamatan Bungah. Teknologi ini juga direncanakan untuk diterapkan di lahan-lahan pertanian di desa lain.

“Tadi, Pak Camat menyatakan akan melakukan kolaborasi, bahkan menggandeng SMK di Bungah untuk meningkatkan kapasitas siswa,” tambahnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Gresik Abu Hasan merekomendasikan agar teknologi yang dikembangkan mahasiswa Unair itu dapat diimplementasikan.

”Ini menyangkut ketahanan pangan. Alat ini nantinya juga bisa diaplikasikan di desa-desa lain sebagai program desa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Masangan, Suyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menunjuk Karang Taruna untuk menyerap teknologi ini.

“Kami memilih Karang Taruna agar proses penyerapan teknologi ini lebih efektif. Nanti, Karang Taruna yang akan mengembangkan dan memperbanyak alat ini,” tuturnya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore