Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Januari 2025 | 05.48 WIB

Bukan Sekadar Uji Coba, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Jajarannya Siap Atasi Banjir dengan Inovasi Sumur Resapan

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyapa warga di tengah genangan banjir. (Humas Pemkot Surabaya)

 
 
 
 
JawaPos.com-Cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota Surabaya. Terlebih bencana banjir yang masih kerap terjadi ketika Kota Pahlawan diguyur hujan lebat.
 
 
Belum lagi, letak geografis Surabaya yang berada di kawasan pesisir utara laut Jawa alias daerah hilir, membuat masyarakatnya dibayang-bayangi ancaman pasar air laut yang menyebabkan banjir rob.
 
Meski begitu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tidak menyerah. Ia terus berupaya untuk mewujudkan Kota Surabaya bebas banjir. Salah satunya dengan melakukan uji coba menggunakan sumur resapan.
 
Inovasi ini diyakini Eri menjadi alternatif dalam mengatasi genangan dan banjir di musim penghujan. Pada tahap uji coba ini, ada lima sumur resapan yang dibangun di lima titik di wilayah Surabaya.
 
"Ada lima (titik sumur resapan yang dibangun untuk uji coba, Red), salah satunya di Mayjen Sungkono, Dukuh Pakis. Kita hitung dulu resapan airnya berapa,” tutur Eri ditemui di Balai Kota Surabaya, Rabu (8/1).
 
Nantinya, Pemkot Surabaya akan memasukkan sebuah alat ke dalam sumur resapan yang dibangun di bawah box culvert. Alat itu berfungsi untuk mengukur debit air yang bisa diserap ke tanah.
 
“Itu yang kita sudah lakukan lewat uji coba. Kita lihat hasilnya nanti. Kalau hasilnya sudah bisa dihitung dan mengurangi beban tangkapan air, maka kita akan banyak menggunakan itu (sumur resapan),” imbuhnya.
 
Eri berharap adanya sumur resapan bisa menjadi terobosan untuk mengatasi banjir. Debit air yang yang menggenangi jalanan ketika hujan tiba, bisa tertampung di tanah. Kemudian sisanya dialirkan ke laut. 
 
"Karena gini, yang namanya air itu posisinya tetap dibuang ke laut, ketika dibuang ke tanah itu juga mengandung beban. Jadi ada air yang masuk di tanah, ada yang dialirkan ke laut, itu yang harus dihitung," tutur Eri.
 
Jika uji coba sumur resapan di lima titik Surabaya ini berbuah manis, maka Pemkot Surabaya akan menambah pembangunan sumur resapan dan saluran drainase. Nantinya, air dialirkan ke sungai, baru dibuang menuju laut.
 
“Jadi kita kombinasi ada yang berbentuk sumur resapan. Ada juga yang kita buang ke laut berupa saluran itu tadi, karena tanah juga ada kapasitas jenuhnya. Jadi tidak semuanya sumur resapan,” tukas Eri. (*)
 
 
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore