JawaPos.com – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Kamis (2/1). Insiden melibatkan sebuah mobil Honda HRV yang dikemudikan Abdul Azis, 30, warga Sampang, dengan seorang pengemudi becak dan pengendara ojek online. Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka.
Menurut keterangan saksi di lokasi, mobil Honda HRV melaju dengan kecepatan cukup tinggi di Jalan Basuki Rahmat. Ketika mendekati perempatan jalan, kendaraan tersebut tiba-tiba menabrak sebuah becak yang sedang melintas. Dalam waktu bersamaan, sebuah motor ojek online yang berada di belakang becak juga ikut tertabrak.
“Suaranya keras sekali, seperti rem mendadak. Mobil itu langsung menghantam becak dan motor,” ujar seorang saksi mata, yang saat itu berada di sekitar lokasi kejadian.
Akibat tabrakan tersebut, pengemudi becak berinisial S mengalami luka parah dan meninggal dunia saat dilarikan ke RSUD dr. Soetomo. Sementara itu, pengendara ojek online dan penumpangnya mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan medis di lokasi kejadian.
“Kondisi pengemudi becak cukup parah, dia langsung tak sadarkan diri setelah tertabrak,” tambah saksi mata yang enggan disebutkan namanya itu.
Warga yang melihat insiden tersebut segera menghubungi layanan darurat Command Center 112 untuk meminta bantuan. Tak lama kemudian, petugas dari Unit Laka Lantas Polrestabes Surabaya tiba di lokasi untuk melakukan evakuasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Pengemudi mobil, Abdul Azis, langsung diamankan oleh petugas untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Polisi juga membawa kendaraan yang terlibat kecelakaan ke kantor Satlantas untuk proses penyelidikan.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Namun, berdasarkan keterangan awal, faktor kelalaian pengemudi menjadi salah satu penyebab utama. Abdul Azis diketahui mengemudikan mobil dengan plat nomor palsu, serta SIM yang dimiliki sudah kadaluwarsa.
“Untuk sementara, kami menduga kecelakaan ini akibat kurangnya kehati-hatian pengemudi. Namun, kami masih mendalami lebih lanjut melalui pemeriksaan saksi dan pelaku,” ujar Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman.
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan berkendara dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kelengkapan kendaraan dan surat-surat berkendara sebelum menggunakan kendaraan di jalan raya.
“Kami harap masyarakat tetap berhati-hati di jalan, mematuhi aturan lalu lintas, dan memastikan semua dokumen berkendara dalam kondisi aktif,” tutup Arif.
Kecelakaan ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.