Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 29 Desember 2024 | 05.41 WIB

Waspada Gelombang Tinggi dan Banjir Rob Mengintai Surabaya

Genangan air di Gunung Anyar Surabaya akibat banjir. (Pemkot Surabaya) - Image

Genangan air di Gunung Anyar Surabaya akibat banjir. (Pemkot Surabaya)

 
JawaPos.com-Memasuki musim penghujan, cuaca ekstrem kerap melanda Kota Surabaya. Bahkan, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini gelombang tinggi air laut.
 
 
Koordinator Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Ady Hermanto mengatakan bahwa peringatan dini ini ditandai dengan adanya gelombang Kelvin dan Rossby yang terjadi Jawa Timur.
 
“Memang kebetulan dibarengi dengan potensi ketinggian pasang maksimum, pada tanggal 28 Desember 2024 sampai awal Januari 2025, otomatis ada wilayah-wilayah yang menjadi kantong genangan air," ujarnya, Sabtu (28/12).
 
Artinya, fenomena gelombang Kelvin dan Rossby ini membuat intensitas curah hujan menjadi tinggi. Tak sampai di situ, cuaca ekstrem akhir tahun juga bersamaan dengan fase supermoon (bulan baru).
 
Fenomena bulan baru ini berpotensi memicu pasang air laut. Utamanya di kawasan-kawasan pesisir Kota Surabaya. Oleh karena itu, BMKG meminta masyarakat untuk waspada terhadap bencana banjir rob. 
 
"Yang perlu diwaspadai adalah ketika masyarakat akan beraktifitas, lebih baik memperhatikan informasi cuaca BMKG agar mengetahui wilayah mana saja yang berpotensi banjir rob,” imbuhnya.
 
Ady lantas mengungkapkan beberapa kawasan di Surabaya yang rawan terdampak banjir rob. Diantaranya Kelurahan Krembangan, Kelurahan Gununganyar Tambak, dan Kelurahan Sukolilo Baru.  
 
Selain gelombang tinggi, BMKG memprediksi cuaca ekstrem berupa hujan juga akan terjadi di Surabaya beberapa hari ke depan. intensitasnya sedang hingga tinggi, antara 10-20 milimeter per 6 jam pada saat menjelang malam hari.
 
"Selain mencari informasi cuaca terkini, BMKG juga mengimbau masyarakat untuk waspada (saat beraktivitas di luar ruangan). Jangan lupa membersihkan drainasenya agar air tidak terhambat dan sebabkan banjir," tukas Ady. (*)
Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore