Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Desember 2024 | 02.46 WIB

Pakar Pendidikan Ini Tak Setuju Usulan Gibran: Hapus Zonasi PPDB itu Langkah Keliru!

Ilustrasi: Petugas dispendik memberikan informasi terkait dengan PPDB jenjang SD dan SMP kepada sejumlah wali murid di kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Senin (22/5/2023). - Image

Ilustrasi: Petugas dispendik memberikan informasi terkait dengan PPDB jenjang SD dan SMP kepada sejumlah wali murid di kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya, Senin (22/5/2023).

 
JawaPos.com - Penghapusan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) memang bukan wacana baru. Sudah lama disuarakan, namun realitanya sistem zonasi masih diterapkan hingga kini.
 
Teranyar disampaikan oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia meminta Mendikdasmen Abdul Mu'ti untuk menghapus sistem zonasi dalam PPDB.
 
"Kemarin pada waktu rakor dengan para-para kepala dinas pendidikan itu saya sampaikan secara tegas ke pak menteri pendidikan. Pak ini zonasi harus dihilangkan," ujar Gibran baru-baru ini.
 
 
Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan Pendidikan Jawa Timur Ali Yusa tak sependapat. Terlepas dari kontroversinya, Ali menilai zonasi merupakan jalur penerimaan peserta didik terbaik.
 
"Saya tidak setuju jika dihapus. Saya pendukung zonasi, karena zonasi itu wujud dari pemerintah untuk menyediakan layanan pendidikan sedekat mungkin," ujar Ali kepada JawaPos.com, Kamis (5/12).
 
Hanya saja, pemerintah masih memiliki sederet pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan. Salah satunya memberikan perhatian khusus terhadap pemerataan pendidikan.
 
 
"Kalau pembangunan ya tugasnya Dinas PU, perkembangan kependudukan, siapa yang mengatur RT RW nya, Dinas Pendidikan dilibatkan. Itu yang tidak pernah serius dipahami oleh pemerintah," ujarnya.
 
Artinya, Pemkot Surabaya seharusnya tidak terpaku pada pelaksanaan PPDB saja, tetapi juga berkoordinasi dengan berbagai stakeholder, demi mewujudkan pembangunan pendidikan yang terintegrasi.
 
"Titik kuat saya, potensi masuk ke sekolah, akses pendidikan melalui zonasi itu lebih luas daripada jalur nilai (prestasi, Red)," tukas Alumnus Institut Teknologi Sepuluh Nopember itu.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore