Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 Desember 2024 | 18.13 WIB

Krologi Lengkap Mahasiswi Universitas Trunojoyo Madura Dibakar Pacar usai Tolak Gugurkan Kandungan

Ilustrasi calok, jenis sajam yang digunakan pelaku menghabisi korban sebelum dibakar. (Reddit) - Image

Ilustrasi calok, jenis sajam yang digunakan pelaku menghabisi korban sebelum dibakar. (Reddit)

JawaPos.com-Sebuah insiden tragis menewaskan seorang mahasiswi Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berinisial EJ, 20. Peristiwa yang terjadi di Bangkalan, Madura, itu bermula dari konflik pribadi antara korban dan pelaku, seorang mahasiswa berinisial M, 21, yang berakhir dengan aksi kekerasan fatal.

Berdasarkan kronologi kejadian yang dikeluarkan Polres Bangkalan, pertemuan antara korban dan pelaku dimulai pada Sabtu (30/11) pagi. Setelah berkomunikasi melalui pesan, korban mengunjungi pelaku di kamar kosnya pada tengah malam, dan mereka sempat berpindah tempat pada Minggu pagi. Selama waktu tersebut, keduanya membahas permasalahan serius terkait hubungan pribadi mereka.

Pada Minggu sore, pelaku mengajak korban menuju Desa Banjar, Kecamatan Galis, Bangkalan, dengan menggunakan sepeda motor korban.

"Sebelum menuju Desa Banjar, pelaku dan korban diketahui sempat berpindah-pindah lokasi" kata Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya.

Namun, dalam perjalanan, terjadi percekcokan yang memuncak. "Awalnya, pelaku dan korban terlibat cekcok saat sedang dalam perjalanan. Korban yang hamil dua bulan mengancam akan melaporkan pelaku ke pihak berwajib dan mendemo kampus pelaku jika ia tidak bertanggung jawab," ungkapnya.

Karena itu, emosi pelaku memuncak saat mereka tiba di lokasi sepi di kawasan bekas pemotongan kayu. Aksi brutal terjadi di tempat itu. Turun dari motor, pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis calok dengan panjang sekitar 50 cm, kemudian membacok leher sebelah kiri korban.

Korban sempat lari, namun pelaku berhasil mengejar dan beberapa kali membacok ke arah kepala korban, lalu menggorok leher korban hingga hampir putus. Mengetahui korban sudah tidak bernyawa, pelaku kemudian menyeret korban ke dalam bangunan bekas somil.

Pelaku kemudian pergi membeli bensin dan kembali ke lokasi untuk membakar jasad korban dengan tunuan menghilangkan jejak menghilangkan jejak. Setelah itu, pelaku pergi dengan membawa sepeda motor milik korban dan pulang ke rumahnya di Desa Lantek Timur, Kecamatan Galis, Bangkalan.

Tim Resmob Satreskrim Polres Bangkalan bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Penyelidikan intensif mengarah pada pelaku yang kemudian berhasil diamankan pada Senin malam. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya, yang didorong oleh kemarahan saat terjadi percekcokan dengan korban.

Kasus ini kini tengah ditangani pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian untuk mendukung penyelidikan. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore