
Ilustrasi calok, jenis sajam yang digunakan pelaku menghabisi korban sebelum dibakar. (Reddit)
JawaPos.com-Sebuah insiden tragis menewaskan seorang mahasiswi Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura (UTM) berinisial EJ, 20. Peristiwa yang terjadi di Bangkalan, Madura, itu bermula dari konflik pribadi antara korban dan pelaku, seorang mahasiswa berinisial M, 21, yang berakhir dengan aksi kekerasan fatal.
Berdasarkan kronologi kejadian yang dikeluarkan Polres Bangkalan, pertemuan antara korban dan pelaku dimulai pada Sabtu (30/11) pagi. Setelah berkomunikasi melalui pesan, korban mengunjungi pelaku di kamar kosnya pada tengah malam, dan mereka sempat berpindah tempat pada Minggu pagi. Selama waktu tersebut, keduanya membahas permasalahan serius terkait hubungan pribadi mereka.
Pada Minggu sore, pelaku mengajak korban menuju Desa Banjar, Kecamatan Galis, Bangkalan, dengan menggunakan sepeda motor korban.
"Sebelum menuju Desa Banjar, pelaku dan korban diketahui sempat berpindah-pindah lokasi" kata Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya.
Namun, dalam perjalanan, terjadi percekcokan yang memuncak. "Awalnya, pelaku dan korban terlibat cekcok saat sedang dalam perjalanan. Korban yang hamil dua bulan mengancam akan melaporkan pelaku ke pihak berwajib dan mendemo kampus pelaku jika ia tidak bertanggung jawab," ungkapnya.
Karena itu, emosi pelaku memuncak saat mereka tiba di lokasi sepi di kawasan bekas pemotongan kayu. Aksi brutal terjadi di tempat itu. Turun dari motor, pelaku mengeluarkan senjata tajam jenis calok dengan panjang sekitar 50 cm, kemudian membacok leher sebelah kiri korban.
Korban sempat lari, namun pelaku berhasil mengejar dan beberapa kali membacok ke arah kepala korban, lalu menggorok leher korban hingga hampir putus. Mengetahui korban sudah tidak bernyawa, pelaku kemudian menyeret korban ke dalam bangunan bekas somil.
Pelaku kemudian pergi membeli bensin dan kembali ke lokasi untuk membakar jasad korban dengan tunuan menghilangkan jejak menghilangkan jejak. Setelah itu, pelaku pergi dengan membawa sepeda motor milik korban dan pulang ke rumahnya di Desa Lantek Timur, Kecamatan Galis, Bangkalan.
Tim Resmob Satreskrim Polres Bangkalan bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat. Penyelidikan intensif mengarah pada pelaku yang kemudian berhasil diamankan pada Senin malam. Dalam pemeriksaan awal, pelaku mengakui perbuatannya, yang didorong oleh kemarahan saat terjadi percekcokan dengan korban.
Kasus ini kini tengah ditangani pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi kejadian untuk mendukung penyelidikan. (*)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
