Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 1 Desember 2024 | 14.30 WIB

Pemkot Surabaya Pastikan Bahan Pangan Aman Jelang Natal dan Tahun Baru

Kegiatan gerakan pangan murah Pemerintah Kota Surabaya. (Pemkot Surabaya/Antara) - Image

Kegiatan gerakan pangan murah Pemerintah Kota Surabaya. (Pemkot Surabaya/Antara)

JawaPos.com–Pemerintah Kota Surabaya memastikan pasokan bahan pokok aman menjelang pelaksanaan Natal dan Tahun Baru 2025. Masyarakat diminta tidak perlu khawatir kehabisan pasokan.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopumdag) Kota Surabaya Dewi Soeriyawati mengatakan, Pemkot Surabaya tidak hanya melaksanakan operasi pasar tetapi juga menggencarkan kegiatan pasar murah dengan menyasar di tiap-tiap kecamatan. Hal itu sebagai upaya mencukupi kebutuhan pangan bagi masyarakat dengan harga terjangkau.

”Kami telah berkoordinasi dengan Bulog terkait ketersediaan beras SPHP, serta dengan para distributor MinyaKita, tepung, maupun gula. Kita juga sudah koordinasi dengan beberapa distributor agar mereka bisa membantu ketersediaan stok di pasar-pasar,” kata Dewi Soeriyawati seperti dilansir dari Antara.

Dewi menjelaskan, meskipun terdapat beberapa kenaikan harga pada komoditas tertentu, namun dapat dipastikan jika pasokan bahan pangan masih aman sampai Natal dan Tahun Baru 2025. Dinkopumdag Surabaya pun telah menghubungkan kebutuhan pasar dengan para distributor.

”Cabai, bawang merah, bawang putih, telur, dan daging masih aman. Kebanyakan Natal dan tahun baru lebih ke bahan-bahan pembuatan kue, seperti gula, dan tepung,” tutur Dewi Soeriyawati.

Dia memastikan bahwa pasokan bahan pangan juga dapat dijumpai warga di kios atau warung Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di beberapa pasar tradisional di Kota Pahlawan. Saat ini, ada sekitar 40 kios atau warung TPID di pasar yang dikelola PD Pasar Surya. Sejumlah Kios TPID itu di antaranya berada di Pasar Wonokromo, Pasar Pucang Anom, Pasar Genteng Baru dan Pasar Tambahrejo Surabaya.

”Jadi tidak hanya beras, sekarang kita penuhi dengan gula dan minyak, lalu ada penambahan telur juga,” tutur Dewi Soeriyawati.

Tak hanya itu, lanjut dia, selain rutin mengadakan Operasi Pasar, Dinkopumdag Surabaya juga akan memperbanyak Pasar Murah di kecamatan. Dinkopumdag Surabaya juga berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya dalam menggulirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang rutin digelar setiap bulan.

”Pasar Murah rutin digelar seminggu dua kali, dan ini akan kita tambahkan lagi. Kita koordinasikan dengan kecamatan dan kelurahan, titik mana saja yang membutuhkan akan kita salurkan di situ,” papar Dewi Soeriyawati.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore