Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 29 November 2024 | 07.10 WIB

Kelelahan saat Bertugas, Tiga Petugas Pemungutan Suara di Jatim Meninggal Dunia

ILUSTRASI. Petugas KPPS yang sedang melakukan penghitungan suara di TPS Kota Surabaya. (Novia Herawati/JawaPos.com) - Image

ILUSTRASI. Petugas KPPS yang sedang melakukan penghitungan suara di TPS Kota Surabaya. (Novia Herawati/JawaPos.com)

 
JawaPos.com - Diduga mengalami kelelahan saat bertugas, tiga orang petugas pemungutan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di Jawa Timur dinyatakan meninggal dunia. 
 
Tiga petugas yang meninggal dunia, diantaranya Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Sampang, petugas Linmas di Kabupaten Kediri, dan petugas Linmas di Kota Kediri 
 
Kabar duka ini dibenarkan oleh Komisioner KPU Jawa Timur Nur Salam. "Kami berkabung. Petugas kami gugur saat menjalankan tugasnya di TPS (tempat pemungutan suara)," ucapnya di Surabaya, Kamis (28/11). 
 
Nur Salam juga membenarkan bahwa kelelahan menjadi faktor utama tiga orang petugas hingga meninggal dunia. KPU Jatim kemudian meminta KPU kabupaten/kota yang bersangkutan untuk memproses administrasi.
 
"Segera tim kami, KPU kabupaten, PPK, dan PPS untuk mengurus proses pemakaman. Sama-sama memberi penghormatan bagi para korban," imbuh komisioner bertubuh jangkung itu.
 
Sebagai informasi, ada 60.751 TPS di Jawa Timur pada penyelenggaraan Pilkada serentak 2024. Dengan total petugas yang terlibat, 3.330 anggota PPK, 425.166 KPPS, dan 121.476 petugas Linmas.
 
Lebih lanjut, Nur Salam menyampaikan selain tiga petugas meninggal dunia, ada 7 petugas pemungutan suara yang dilaporkan mengalami sakit saat bertugas. 
 
"Beberapa petugas di Pamekasan, Pasuruan, Kota Malang, Mojokerto, Ngawi, Banyuwangi, dan Tulungagung dilaporkan jatuh sakit, bahkan ada yang pingsan di lokasi TPS," tutur Salam.
 
Salam memahami betul bahwa peristiwa seperti ini merupakan risiko petugas ad hoc, yang bekerja keras dari tahap persiapan hingga proses penghitungan suara. Oleh karena itu, KPU Jatim akan memberikan santunan dan klaim asuransi kepada petugas yang meninggal dunia.
 
“Kami berharap proses ini berjalan lancar hingga selesai, dan semoga tidak ada lagi korban. Semua petugas adalah pahlawan demokrasi, mereka berjuang untuk memastikan suara rakyat tersalurkan,” tukasnya. (*)
 
Foto: ilustrasi petugas pemungutan suara yang sedang melakukan penghitungan suara di TPS Kota Surabaya. (Novia Herawati/ JawaPos.com)
Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore