
Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah. (Antara)
JawaPos.com–Wakil Ketua DPRD Surabaya Laila Mufidah mendorong percepatan pemasangan saluran perusahaan daerah air minum (PDAM) dan paving di wilayah Tanah Kali Kedinding. Kebutuhan air dan infrastruktur jalan menuju kampung adalah hak dasar warga.
Pimpinan DPRD Surabaya itu seakan tidak percaya dengan aduan warga di Kampung El Berkah, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, yang sampai saat ini belum terakses paving. Akses menuju kampung di 14 rumah di Surabaya itu masih berupa tanah. Dia ingin memastikan kenapa warga di Tanah Kali Kedinding itu belum terakses paving dan air PDAM.
”Mestinya sudah harus terpenuhi. Harus dicarikan solusi bersama untuk warga di kampung itu,” tutur Laila Mufidah seperti dilansir dari Antara.
Dia ingin mengurai fakta yang ada di kampung El Berkah itu. Bagaimana mungkin sudah 15 tahun, kampung ini belum terakses infrastruktur paving dan layanan PDAM. Apalagi, listrik juga sudah ada.
”Kami minta kelurahan melalui RT dan RW kembali memasukkan program paving dan layanan PDAM itu dalam Musrenbang kelurahan. Harus diprioritaskan. Sebab, hak semua warga Surabaya akan akses jalan nyaman dan air bersih,” kata Laila.
Perempuan itu mengingatkan agar pembangunan di kampung-kampung itu harus murni untuk kepentingan masyarakat. Tidak terkait dengan kepentingan politik apapun. Mereka warga Surabaya.
”Mereka juga ber-KTP Surabaya. Punya hak yang sama. Kalau musim hujan seperti sekarang tentu akan berdampak serius pada mobilitas kampung di situ. Kalau tidak dipaving, jalan akan becek,” ucap Laila.
Sebelumnya, salah satu warga El Barkah Kali Kedinding, Anisah mengatakan, ada upaya mandiri warga kampung untuk melakukan pemasangan paving. Namun, belum semua warga mampu, sehingga kampung ini ada yang depan rumahnya dipaving, karena ada yang memilih disemen dan masih ada yang masih tanah.
”Kami ingin kampung kami dipaving dan ada saluran PDAM,” ujar Anisah.
Belasan kepala keluarga (KK) di situ pun harus berjuang keras untuk mendapatkan fasilitas air bersih. Bahkan, ada yang beli air.
Anisah berharap warga bisa mendapatkan hak yang sama menikmati pembangunan infrastruktur yang tembus ke kampungnya.
”Kampung menuju 14 rumah di Tanah Kali Kedinding itu bisa dipaving semua. Meski saat ini swadaya warga untuk paving, tapi belum penuh. Kalau kampung kami dipaving Pemkot Surabaya akan lebih baik. Kampung kami penerangan jalan umum (PJU)-nya juga swadaya,” kata Anisah.
DPRD Surabaya Laila Mufidah mendorong percepatan pemasangan saluran perusahaan daerah air minum (PDAM) dan paving di wilayah Tanah Kali Kedinding. Kebutuhan air dan infrastruktur jalan menuju kampung adalah hak dasar warga.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
