Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 September 2024 | 02.19 WIB

DPRD Surabaya Dorong Pembangunan Infrastruktur Berkesinambungan

Wakil Ketua sementara DPRD Surabaya Bahtiyar Rifai. (Indra Setiawan/Antara) - Image

Wakil Ketua sementara DPRD Surabaya Bahtiyar Rifai. (Indra Setiawan/Antara)

JawaPos.com–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya terus mendorong pembangunan infrastruktur yang berkesinambungan di setiap kelurahan di Kota Surabaya.

Wakil Ketua sementara DPRD Surabaya Bahtiyar Rifai mengatakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) Kota Surabaya harus dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pihaknya mengawal penuh dan meminta pemerintah kota menjalankan program yang sudah dicanangkan pada APBD 2025 dengan sebaik-baiknya.

APBD Surabaya harus dirasakan penuh manfaatnya untuk masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian kami adalah pembangunan berkesinambungan. Jadi, semisal ada pengerjaan saluran air yang belum tuntas, maka kami minta untuk kembali dilanjutkan, sehingga masyarakat di permukiman tak lagi dihantui masalah banjir,” kata Bahtiyar seperti dilansir dari Antara.

Dia mengatakan, masih ada banyak titik saluran air di permukiman warga yang belum dikerjakan secara utuh. Terdapat pengerjaan u-ditch maupun box culvert yang belum tuntas menyisakan beberapa meter karena terbatasnya anggaran. Sehingga, pihaknya mendorong pembangunan berkesinambungan terutama di permukiman warga.

”Salah satu saluran air yang belum tuntas pada tahun ini bisa dilanjutkan pengerjaannya supaya bisa hasilnya bisa dirasakan masyarakat,” tutur Bahtiyar Rifai.

”Jadi, selesaikan dulu di satu titik itu sampai selesai jangan berpindah-pindah. Kalau kebutuhan u-ditch saluran tersebut sepanjang 100 meter, maka harus dituntaskan, sehingga terkoneksi dan berfungsi dengan maksimal,” ucap dia.

Selain itu, Bahtiyar juga menyoroti jalan berlubang akibat pengerjaan saluran juga menjadi salah satu perhatian yang tidak bisa dipisahkan dalam proses pembangunan. DPRD Surabaya tidak ingin adanya pembangunan justru membahayakan masyarakat akibat adanya jalan yang berlubang tersebut karena bisa menimbulkan korban.

”Misal, pengerjaan saluran itu berdampak terhadap kondisi jalan. Jalan jadi berlubang, ada juga yang tidak rata. Nah ini harus dibenahi, diaspal lagi, sehingga penataan juga penting agar menjaga kenyamanan dan keselamatan warga,” ujar Bahtiyar Rifai.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore