
Kolam renang Jambangan, salah satu sarana hiburan dan wisata bagi warga Surabaya yang memanfaatkan aset Pemkot. (Pemkot Surabaya)
JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau proses revitalisasi Kolam Renang Jambangan, Jalan Ketintang Madya VII, Rabu (11/9). Revitalisasi sudah mencapai 100 persen dan siap untuk diresmikan pada 20 September.
”Ini saya melakukan tinjauan finishing untuk persiapan peresmian pada tanggal 20 September. Ini saya cek untuk kolam renang tinggal menambahkan sedikit. Di belakangnya nanti ada area permainan,” ujar Wali Kota Eri usai melakukan tinjauan.
Meski demikian, Wali Kota Eri memberi beberapa catatan terkait kebersihan, sirkulasi, dan penambahan loker alas kaki. Catatan tersebut diharapkan selesai dalam beberapa hari ke depan, sebelum diresmikan.
”Sudah siap semuanya, hanya tinggal nanti arah kakinya seperti apa. Sepatunya ditaruh di mana dan sebagainya, itu saya minta ditata lagi. Saya juga meminta kebersihan untuk dijaga betul. Karena saya ingin fasilitas wisata milik pemerintah, kebersihan dan kenyaman seperti dikelola swasta,” tutur Eri.
Kolam renang di daerah Surabaya selatan itu, akan dibuka untuk umum dan menjadi wisata keluarga bagi masyarakat dengan harga terjangkau. Kolam Renang Jambangan memiliki fasilitas kolam renang dewasa dan anak-anak untuk usia 4 tahun ke bawah dan usia 5 - 9 tahun.
Pembangunan kolam renang tersebut untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat. Sehingga, akan banyak dimanfaatkan para pelajar yang ingin berolahraga renang.
”Kita sudah siapkan tarif, untuk pelajar Rp 5 ribu. Kalau untuk umum sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu, tarif umum belum pasti karena masih dalam pembahasan,” tandas Eri.
Selain untuk pelajar, pemanfaatan kolam renang juga ditujukan untuk anak penderita stunting dan gizi buruk. Sebab, menurut Eri, stimulasi gerak sangat membantu proses seorang anak terbebas dari stunting.
”Kolam renang yang di bawah ini untuk stunting di jam-jam khusus. Misalnya jam 10 sampai 11 dipakai anak stunting, lalu baru dibuka untuk umum. Salah satu terapi terbaik bagi anak stunting adalah bagaimana mereka terus bergerak. Sehingga ada manfaatnya kolam renang ini,” ungkap Eri.
Selain itu, Wali Kota Eri Cahyadi juga mengecek wahana permainan di belakang arena kolam renang. Adapun delapan wahana yang disiapkan, antara lain flying fox, trampolin, kereta-keretaan yang mengelilingi bozem, dan sebagainya.
”Terkait kolam renang kita yang mengelola, kalau untuk wahana permainan dikelola investor. Jadi di tempat ini bukan hanya kolam renang tapi ada wahana untuk anak-anak dan masyarakat,” tandas Eri.
Kepala Bidang Bangunan dan Gedung (DPRKPCKTR) Kota Surabaya Iman Krestian menyebut, catatan yang diberikan Wali Kota Eri Cahyadi akan dikerjakan dalam tiga hari ke depan.
”Evaluasinya tadi butuh finishing lantai, tambahan loker dan sirkulasi. Diupayakan dalam tiga hari ke depan sudah kelihatan perubahan,” ucap Iman.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
