Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 September 2024 | 00.54 WIB

Tinjau Kolam Renang Jambangan, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Ungkap Proses Revitalisasi Sudah 100 Persen

Kolam renang Jambangan, salah satu sarana hiburan dan wisata bagi warga Surabaya yang memanfaatkan aset Pemkot. (Pemkot Surabaya) - Image

Kolam renang Jambangan, salah satu sarana hiburan dan wisata bagi warga Surabaya yang memanfaatkan aset Pemkot. (Pemkot Surabaya)

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau proses revitalisasi Kolam Renang Jambangan, Jalan Ketintang Madya VII, Rabu (11/9). Revitalisasi sudah mencapai 100 persen dan siap untuk diresmikan pada 20 September.

”Ini saya melakukan tinjauan finishing untuk persiapan peresmian pada tanggal 20 September. Ini saya cek untuk kolam renang tinggal menambahkan sedikit. Di belakangnya nanti ada area permainan,” ujar Wali Kota Eri usai melakukan tinjauan.

Meski demikian, Wali Kota Eri memberi beberapa catatan terkait kebersihan, sirkulasi, dan penambahan loker alas kaki. Catatan tersebut diharapkan selesai dalam beberapa hari ke depan, sebelum diresmikan.

”Sudah siap semuanya, hanya tinggal nanti arah kakinya seperti apa. Sepatunya ditaruh di mana dan sebagainya, itu saya minta ditata lagi. Saya juga meminta kebersihan untuk dijaga betul. Karena saya ingin fasilitas wisata milik pemerintah, kebersihan dan kenyaman seperti dikelola swasta,” tutur Eri.

Kolam renang di daerah Surabaya selatan itu, akan dibuka untuk umum dan menjadi wisata keluarga bagi masyarakat dengan harga terjangkau. Kolam Renang Jambangan memiliki fasilitas kolam renang dewasa dan anak-anak untuk usia 4 tahun ke bawah dan usia 5 - 9 tahun.

Pembangunan kolam renang tersebut untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran masyarakat. Sehingga, akan banyak dimanfaatkan para pelajar yang ingin berolahraga renang.

”Kita sudah siapkan tarif, untuk pelajar Rp 5 ribu. Kalau untuk umum sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu, tarif umum belum pasti karena masih dalam pembahasan,” tandas Eri.

Selain untuk pelajar, pemanfaatan kolam renang juga ditujukan untuk anak penderita stunting dan gizi buruk. Sebab, menurut Eri, stimulasi gerak sangat membantu proses seorang anak terbebas dari stunting.

”Kolam renang yang di bawah ini untuk stunting di jam-jam khusus. Misalnya jam 10 sampai 11 dipakai anak stunting, lalu baru dibuka untuk umum. Salah satu terapi terbaik bagi anak stunting adalah bagaimana mereka terus bergerak. Sehingga ada manfaatnya kolam renang ini,” ungkap Eri.

Selain itu, Wali Kota Eri Cahyadi juga mengecek wahana permainan di belakang arena kolam renang. Adapun delapan wahana yang disiapkan, antara lain flying fox, trampolin, kereta-keretaan yang mengelilingi bozem, dan sebagainya.

”Terkait kolam renang kita yang mengelola, kalau untuk wahana permainan dikelola investor. Jadi di tempat ini bukan hanya kolam renang tapi ada wahana untuk anak-anak dan masyarakat,” tandas Eri.

Kepala Bidang Bangunan dan Gedung (DPRKPCKTR) Kota Surabaya Iman Krestian menyebut, catatan yang diberikan Wali Kota Eri Cahyadi akan dikerjakan dalam tiga hari ke depan.

”Evaluasinya tadi butuh finishing lantai, tambahan loker dan sirkulasi. Diupayakan dalam tiga hari ke depan sudah kelihatan perubahan,” ucap Iman.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore