
Wakil Wali Kota Surabaya Armuji turun ke lapangan cari solusi konflik warga dengan sekolah Petra. (Istimewa)
JawaPos.com–Konflik Petra 2 Surabaya dengan warga Manyar Tompotika Surabaya menjadi catatan khusus dunia pendidikan di Surabaya sepanjang 2024. Perseteruan warga Manyar dengan Petra Surabaya karena iuran keamanan menjadi polemik. Tentunya, riuh di laman media sosial.
Berikut beberapa fakta konflik antara Petra 2 Surabaya dengan warga Manyar Tompotika yang dirangkum JawaPos.com.
Konflik Petra 2 Surabaya dengan warga Manyar Tompotika membuat Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji turun gunung. Keduanya mendatangi dan memediasi warga Manyar Tompotika itu dengan Petra 2 Surabaya. Hingga akhirnya, Petra 2 Surabaya pun sepakat damai dengan warga Manyar Tompotika atau sebaliknya.
”Insya Allah sudah terselesaikan dan tersolusikan dengan baik. Warga Surabaya selalu menyelesaikan masalah dengan kebersamaan. Tidak ada masalah yang tidak bisa dibicarakan. Ini karakter arek Suroboyo,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi usai menemui para pihak di rumah Ketua RW IV, Senin (5/8).
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengunjungi warga Manyar Tompotika dan Petra 2 Surabaya pada 5 Agustus. Orang nomor satu di Surabaya itu mengungkapkan bahwa Petra 2 Surabaya tak perlu lagi membayar iuran keamanan. Namun, ada poin lain yang harus dipatuhi Petra 2 Surabaya. Yakni, Petra 2 Surabaya membantu membersihkan lingkungan hingga menjaga arus lalu lintas.
”Keamanan tak dibebankan lagi kepada warga Manyar Tompotika Surabaya,” ujar Eri Cahyadi.
Dalam pertemuan antara Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dengan warga serta Petra 2 Surabaya itu menyampaikan bahwa ada kekeliruan yang perlu diluruskan. Yakni, angka iuran keamanan sebesar Rp 140 juta.
Ketua RW IV Lilik Aljufri Hasan menyatakan bahwa RW IV, V, dan VII tidak akan menarik iuran lagi ke Petra 2 Surabaya.
”Kami juga ingin meluruskan terkait Rp 140 juta. Bukan begitu ya angkanya. Kami sama-sama membayar setiap RW Rp 32 juta. Nah, Rp 32 juta itu kan Petra yang membayar ke kami. Kami ada bendahara keamanan. Jadi, Rp 32 juta itu RW IV, V, dan VII yang menyebarkan ke bendahara. Plus Petra 2 Surabaya menjadi Rp 128 juta,” beber Lilik.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
