Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 Agustus 2024 | 22.19 WIB

Poin Damai Akhiri Konflik Petra Surabaya Warga Manyar di Hadapan Wali Kota Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Pemkot Surabaya) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Pemkot Surabaya)

JawaPos.com–Konflik antara SMP dan SMA Petra 2 Surabaya dengan warga Manyar berujung damai setelah dua penting di Surabaya turun gunung. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mendatangi warga serta SMP – SMA Petra 2 Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, ada beberapa kekeliruan informasi yang menimbulkan hubungan Petra 2 Surabaya dengan warga Manyar memanas. Salah satunya soal iuran keamanan ratusan juta.

”Di sini ada kesalahpahaman ketika akan ada kenaikan iuran dari Rp 32 juta menjadi Rp35 juta karena gaji satpam akan dinaikkan. Warga masing-masing RW juga membayar iuran senilai total Rp 35 juta. Tapi pihak Petra keberatan hingga akhirnya kesalahpahaman tersebut viral,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menemui warga Manyar dengan Petra 2 Surabaya.

Nah, dari pertemuan dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi itu ditemukan juga beberapa poin kesepakatan untuk Petra Surabaya dengan warga. Apa saja itu? Berikut poin kesepakatannya:

  1. Petra tidak perlu lagi membayar iuran keamanan

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan bahwa Petra 2 Surabaya tidak perlu lagi membayar iuran keamanan ke warga Manyar Surabaya.

”Sekarang tidak dititipkan ke RW, langsung dikelola Petra. Petra langsung memperbaiki fasum (fasilitas umum). Contoh, seperti enceng gondok di sungai dekat perumahan yang selama ini dikerjakan RW, sekarang dikerjakan Petra,” kata Eri Cahyadi.

  1. Petra 2 Surabaya juga turut membantu pengaturan lalu-lintas dan keamanan setempat

”Nanti sekuriti Petra 2 Surabaya juga menjaga di 8 pintu perumahan itu untuk mengatur guna mengatasi kemacetan. Kami akan bergerak bersama. Karena warga ini sejatinya meminta jangan macet, udara bersih, dan enceng gondoknya dibersihkan, karena perumahan ini kan lingkungannya Petra juga,” tutur Eri Cahyadi.

Sementara itu, Wakil Direktur Sarana dan Prasarana (Sarpras) Yayasan PPPK Petra Robertus Prananta memastikan bahwa Yayasan PPPK Petra akan melakukan kerja sama dalam hal pengamanan lalu lintas.

  1. Petra 2 Surabaya akan lakukan CSR

”Jadi tidak ada iuran, sehingga kami akan melakukan CSR (Corporate Social Responsibility) di Perumahan Tompotika. Karena nanti kami juga bersama Dishub Surabaya dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya mengatur lalu lintas dan Bozem di Tompotika,” jelas Wakil Direktur Sarana dan Prasarana (Sarpras) Yayasan PPPK Petra Robertus Prananta di Surabaya.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore