
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Pemkot Surabaya)
JawaPos.com–Konflik antara SMP dan SMA Petra 2 Surabaya dengan warga Manyar berujung damai setelah dua penting di Surabaya turun gunung. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji mendatangi warga serta SMP – SMA Petra 2 Surabaya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, ada beberapa kekeliruan informasi yang menimbulkan hubungan Petra 2 Surabaya dengan warga Manyar memanas. Salah satunya soal iuran keamanan ratusan juta.
”Di sini ada kesalahpahaman ketika akan ada kenaikan iuran dari Rp 32 juta menjadi Rp35 juta karena gaji satpam akan dinaikkan. Warga masing-masing RW juga membayar iuran senilai total Rp 35 juta. Tapi pihak Petra keberatan hingga akhirnya kesalahpahaman tersebut viral,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat menemui warga Manyar dengan Petra 2 Surabaya.
Nah, dari pertemuan dengan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi itu ditemukan juga beberapa poin kesepakatan untuk Petra Surabaya dengan warga. Apa saja itu? Berikut poin kesepakatannya:
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan bahwa Petra 2 Surabaya tidak perlu lagi membayar iuran keamanan ke warga Manyar Surabaya.
”Sekarang tidak dititipkan ke RW, langsung dikelola Petra. Petra langsung memperbaiki fasum (fasilitas umum). Contoh, seperti enceng gondok di sungai dekat perumahan yang selama ini dikerjakan RW, sekarang dikerjakan Petra,” kata Eri Cahyadi.
”Nanti sekuriti Petra 2 Surabaya juga menjaga di 8 pintu perumahan itu untuk mengatur guna mengatasi kemacetan. Kami akan bergerak bersama. Karena warga ini sejatinya meminta jangan macet, udara bersih, dan enceng gondoknya dibersihkan, karena perumahan ini kan lingkungannya Petra juga,” tutur Eri Cahyadi.
Sementara itu, Wakil Direktur Sarana dan Prasarana (Sarpras) Yayasan PPPK Petra Robertus Prananta memastikan bahwa Yayasan PPPK Petra akan melakukan kerja sama dalam hal pengamanan lalu lintas.
”Jadi tidak ada iuran, sehingga kami akan melakukan CSR (Corporate Social Responsibility) di Perumahan Tompotika. Karena nanti kami juga bersama Dishub Surabaya dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya mengatur lalu lintas dan Bozem di Tompotika,” jelas Wakil Direktur Sarana dan Prasarana (Sarpras) Yayasan PPPK Petra Robertus Prananta di Surabaya.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
