
Ayah Dini Sera Afrianti Ujang Suherman beserta adik Dini, Alfika Risma, di Podcast Deddy Corbuzier didampingi Rieke Diah Pitaloka. (Tangkapan layar Podcast Deddy Corbuzier. Dimas Nur/JawaPos.com)
JawaPos.com–Ayah Dini Sera Afrianti Ujang Suherman beserta adik kandung Dini yakni Alfika Risma datang ke Podcast Deddy Corbuzier. Kedatangan keduanya didampingi Rieke Diah Pitaloka, politikus PDIP sekaligus anggota DPR RI.
Video yang diunggah pada 30 Juli itu hingga pukul 15.53 telah ditonton hingga 508 ribu kali dan mendulang komentar sebanyak 7 ribu lebih dan disukai 25 ribu orang. Dalam video berdurasi 56 menit 44 detik itu, Rieke Diah Pitaloka membeberkan hasil visum Dini Sera.
Dini tewas pada Oktober tahun lalu. Awalnya, berdasar penyelidikan Polrestabes Surabaya, Dini tewas karena Gregorius Ronald Tannur. Sayangnya, pada 24 Juli 2024, Ronald Tannur justru bebas. Anak anggota DPR RI Edward Tannur itu divonis bebas hakim Erintuah Damanik di Pengadilan Negeri Surabaya.
Rieke Diah Pitaloka mengatakan, dari hasil visum Dini yang dikeluarkan RSUD Soetomo, ada beberapa luka di tubuh Dini. Visum dikeluarkan oleh dr Reni Sumino. Dilansir dari tayangan Podcast Deddy Corbuzier tersebut, Rieke menyampaikan hasil visum Dini yang diduga nyawanya melayang di tangan Ronald Tannur pada Oktober 2023 di Surabaya.
Hasil visum tersebut yakni pelebaran pembuluh darah pada selaput lendir kelopak mata dan selaput keras kelopak mata. Kebiruan ujung jari pucat ujung jari kuku kiri. Luka lecet pada dada perut lengan atas, tungkai atas kanan kiri bawah kanan kiri akibat benda tumpul. Luka memar ke pala telinga kiri leher dada perut punggung anggota gerak atas lengan atas kiri tungkai kiri akibat kekerasan tumpul. Pelebaran pembuluh darah usus halus besar akibat mati lemas.
Kemudian, ada resapan darah kulit bagian dalam kepala, bagian dalam leher, otot dada, tulang iga 2, 3, 4, 5 kanan, memar bagian bawah paru kanan hati akibat kekerasan tumpul, robek hati, pendarahan rongga perut 1.200 ml.
”Sebab kematian Dini disimpulkan karena luka robek majemuk akibat kekerasan tumpul sehingga terjadi pendarahan hebat,” terang Rieke.
Namun, sayangnya, hasil visum tersebut tak membuat Ronald Tannur menjadi tahanan dalam kasus kematian Dini. Ronald Tannur justru dibebaskan hakim pada 24 Juli 2024.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
