Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 26 Juni 2024 | 19.05 WIB

DPRD Surabaya Sebut Judi Online Meningkat Pesat Masuk Berbagai Kalangan Profesi

Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Zurotul Mar - Image

Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Zurotul Mar

JawaPos.com–Fenomena judi online semakin meluas dan tidak hanya terbatas pada kalangan tertentu. Tetapi telah merambah ke berbagai profesi di masyarakat. Dari pegawai kantoran hingga profesional mandiri, banyak yang tertarik untuk mencoba peruntungan melalui platform-platform judi daring.

Menurut Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Zurotul Mar'ah, terdapat peningkatan signifikan dalam jumlah pemain judi online dari berbagai latar belakang profesi. Penggunaan teknologi digital yang semakin mudah diakses menjadi salah satu faktor utama yang mendukung pertumbuhan.

Selain itu, promosi yang agresif dan berbagai jenis permainan menarik juga turut menjadi daya tarik bagi para pengguna.

”Kami melihat peningkatan minat dari berbagai kalangan, mulai dari pegawai negeri, karyawan perusahaan besar hingga pengusaha kecil,” ujar Zurotul Mar'ah, Rabu (26/6).

Fleksibilitas waktu dan kesempatan untuk mendapatkan keuntungan tambahan menjadi alasan utama mengapa orang-orang dari berbagai profesi tertarik untuk bermain. Maka dari itu, lanjut Zurotul Mar'ah, sebelum menjalar yang lebih luas ke pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN), P3K, dan outsourcing, perlu pembatasan akses ke situs judi online.

”Salah satu langkah utama yang diambil adalah penerapan sistem pembatasan akses ke situs judi online di seluruh kantor pemerintahan. Kementerian dan lembaga-lembaga terkait bekerja sama dengan penyedia layanan internet untuk memblokir akses ke platform judi online yang umumnya diakses pegawai,” ungkapnya Zurotul, saat ditemui di ruang rapat komisi B DPRD Surabaya.

Langkah-langkah itu dengan harapan bahwa upaya itu dapat menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan mendukung produktivitas pegawai negeri. Selain itu, pemerintah juga aktif melakukan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya judi online kepada pegawai. Program pelatihan dan workshop diadakan secara berkala untuk meningkatkan kesadaran akan risiko yang terkait dengan perjudian online dan bagaimana cara mengatasi kecanduan tersebut.

”Kami menganggap penting untuk melindungi integritas dan moralitas di kalangan pegawai negeri. Kebijakan baru ini bukan hanya tentang mematuhi hukum, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap pegawai dapat memberikan pelayanan publik dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme,” ucap Zurotul Mar' ah yang berprofesi dokter umum itu.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore