
Kelompok pecinta Nahdlatul Ulama (NU) atau Muhibbin asal Surabaya meradang hingga melapor ke Polrestabes Surabaya.
JawaPos.com–Ali Mahfud, muhibbin atau pencinta Nahdlatul Ulama asal Surabaya membeberkan alasan mengapa membawa kasus dugaan pelecehan logo Nahdlatul Ulama ke ranah hukum. Yakni, melapor ke Polrestabes Surabaya.
”Saya pernah menapaktilasi bagaimana logo Nahdlatul Ulama atau NU itu dibuat. Jadi, saya merasa tersakiti dan kecewa berat sekali kenapa harus logo NU dibegitukan,” kata Ali kepada JawaPos.com saat dihubungi.
Selain itu, Ali menambahkan, dia juga pernah terlibat dalam membuat teater. Teater berjudul Kanvas Sunyi Kiai Ridwan, pencipta lambang NU.
Baca Juga: Tak Terima Logo Nahdlatul Ulama Diganti Ulama Nambang, Muhibbin asal Surabaya Lapor ke Polisi
Sebelumnya,

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
