
Ilustrasi razia di tempat hiburan. (Istimewa)
JawaPos.com–Satpol PP Kota Surabaya bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) gelar razia Rekreasi Hiburan Umum (RHU), pada Jumat (14/6) hingga Sabtu (15/6) dini hari.
Razia gabungan tersebut menyasar dua lokasi RHU di wilayah Surabaya Timur. Dari dua lokasi tersebut, ratusan orang dilakukan tes urine (screening) oleh BNN. Dua di antaranya dinyatakan positif narkoba.
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah Yudhistira mengatakan, pihaknya menggelar giat razia RHU tak hanya menyasar pada penyalahgunaan narkotika. Namun juga melakukan pengawasan anak-anak di bawah umur. Itu sebagai upaya pengawasan tempat-tempat hiburan malam yang rawan akan penyalahgunaan narkotika, serta guna menciptakan keamanan dan ketertiban dalam masyarakat.
Yudhis menjelaskan, pihaknya bersama petugas gabungan awalnya melakukan pengecekan kartu identitas para pengunjung, yakni KTP.
”Untuk para pengunjung yang tidak membawa kartu identitas dan anak di bawah umur, kita berikan edukasi kepada mereka dan juga kepada manajemen RHU perihal kartu identitas dan usia di bawah umur,” jelas Yudhistira.
Bagi para pengunjung yang tidak bisa menunjukkan kartu identitas dalam bentuk fisik maupun bukti KTP elektronik dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya (Disdukcapil), dibawa ke kantor Satpol PP Surabaya. Yakni untuk menjalani pendataan lebih lanjut.
”Di sana mereka didata dan kami juga turut memanggil orang tua mereka dengan membawa bukti berupa KTP atau kartu keluarga,” kata Yudhistira.
Yudhis mengatakan, hasil razia pada lokasi RHU pertama, yakni wilayah kecamatan Tenggilis Mejoyo, terdapat enam anak di bawah umur.
”Kami temukan enam anak di bawah umur, serta satu orang tidak membawa kartu identitas,” ujar Yudhistira.
Dia menambahkan, di lokasi kedua, yakni wilayah Kecamatan Mulyorejo, petugas mendapati satu orang tidak membawa KTP.
”Ada satu orang pengunjung tidak membawa KTP, untuk yang di bawah umur nihil,” imbuh Yudhistira.
Sementara itu, pada razia RHU tersebut juga dilakukan tes urine oleh BNN Kota Surabaya, guna mengidentifikasi adanya penggunaan narkoba. Humas BNN Kota Surabaya Singgih Widi Pratomo menuturkan, tes urine (screening) di dua tempat RHU telah dilaksanakan pada 137 orang. Di lokasi pertama, sebanyak 75 orang serta pada lokasi kedua ada 62 orang.
”Kami temukan di lokasi pertama, satu orang positif metampetamin dan amphetamin, satu orang positif metampetamin, serta dua orang positif benzodiazepine. Benzodiazepine itu obat dari resep dokter, sehingga yang kami amankan di BNN Kota Surabaya yang positif narkotika, yaitu dua orang pengunjung,” kata Singgih.
Lebih lanjut, Singgih menuturkan, di lokasi kedua, petugas menemukan hasil tes urine satu pengunjung dengan hasil positif benzodiazepine. ”Untuk lokasi kedua, satu orang kami temukan mengonsumsi benzodiazepine, yang mana pengunjung mengonsumsi obat penenang tersebut dari dokter spesialis jiwa,” imbuh Singgih Widi Pratomo.
Selanjutnya, Singgih mengatakan, kedua pengunjung yang kedapatan positif mengonsumsi narkoba akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
