
Richard Handiwiyanto mengambil formulir Cawawali di PSI Surabaya.
JawaPos.com–Kontestasi Pilwali Surabaya 27 November mendatang dipastikan bakal seru. Bermunculan kandidat-kandidat baru bersaing dengan petahana untuk memperebutkan kursi Surabaya 1 dan 2.
Sejumlah nama bermunculan dan menunjukkan keseriusan maju pilwali dengan mengambil formulir pendaftaran di sejumlah kantor partai politik.
Salah satunya Richard Handiwiyanto. Richard diantar belasan pendukung yang tergabung dalam Pelajar Solidaritas Indonesia (PSI) mengambil formulir Cawawali.
Richard memakai jaket kebesaran partai dan mengambil formulir Cawawali di Kantor DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya, di Jalan Jemur Handayani, Surabaya. Richard ditemui Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Surabaya Satria Buana Sembiring.
”DPD PSI Surabaya mulai 13 Mei sampai 26 Juli membuka pendaftaran cawali dan cawawali. Kenapa pendaftaran cukup lama, karena kami membuka kesempatan seluas-luasnya kepada warga Surabaya untuk mendaftarkan. Bagi yang merasa memang punya komitmen, punya jiwa kepemimpinan untuk mengubah Surabaya menjadi lebih baik, silakan mendaftar. Tentunya kemudian memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Surabaya,” beber Satria.
DPD PSI Surabaya menerima pendaftar ke-6, Richard Handiwiyanto, dari tokoh muda yang selama ini berkecimpung di dunia advokat. Sebelumnya ada juga dari komunitas ojek online (ojol), seniman, komunitas pertanahan, dan politikus.
”Bro Richard ini, kami anggap representasi dari generasi muda generasi milenial, yang tentu mereka lebih tahu apa menu yang bisa diharapkan bagi generasi milenial pada masa yang akan datang. Kami sangat mengapresiasi,” sambung Satria.
Sementara itu, Ricard Handiwiyanto menyebutkan, punya visi misi membawa Surabaya ke depan yang diinginkan anak-anak muda. Saat ini, dia konsentrasi untuk posisi L-2, sebagai calon wakil wali kota.
”Saya ingin membawa Surabaya lebih modern. Contohnya solo, sudah punya technopark dan culture centre, kota sebesar Surabaya harus memiliki tempat seperti itu. Tempat ini akan menyediakan pelatihan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menghadapi era digitalisasi tanpa mengorbankan identitas dan kearifan lokal sebagai warga Surabaya,” ujar Richard.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
