
ILUSTRASI: Ibadah haji. (JawaPos.com)
JawaPos.com - Sejumlah jemaah calon haji dari Embarkasi Surabaya terdeteksi mengalami gangguan kesehatan sebelum diberangkatkan menuju tanah suci dalam tiga hari terakhir.
Menurut Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Surabaya, lebih dari 60% jemaah calon haji tahun ini dari Embarkasi setempat memiliki resiko kesehatan yang tinggi.
"Dari 1.800 lebih jamaah yang diberangkatkan dari Asrama Haji Embarkasi Surabaya setiap hari, rata-rata 69 persen kesehatannya tergolong berisiko tinggi," kata Kepala BBKK Surabaya Rosidi Roslan seperti dikutip dari Antara.
Gangguan kesehatan yang paling banyak diderita para jemaah adalah hipertensi, kemudian kencing manis atau diabetes.
"Kemudian ada yang mengalami pembengkakan jantung. Tapi masih bisa kita toleransi untuk bisa mengikuti penerbangan ke tanah suci," imbuhnya.
Dari jumlah yang diberangkatkan tersebut, hanya sekitar 500 jemaah per hari yang kondisi kesehatannya tergolong prima dan tidak perlu didampingi tenaga kesehatan.
Sedangkan lebih dari seribu jemaah dengan gangguan kesehatan terutama yang beresiko tinggi akan didampingi oleh tenaga kesehatan dari BBKK Surabaya sejak dari Asrama Haji.
"Di antaranya kami lakukan terapi, pemberian obat, serta mengupayakan agar dapat membagi waktu untuk beristirahat yang cukup," tuturnya.
Sementara itu, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya hingga Senin (13/5) malam telah memberangkatkan sebanyak 3.660 jamaah asal Kabupaten Bojonegoro, Lamongan, dan Gresik yang terbagi dalam 10 kloter.
Lalu terdapat dua jemaah asal Kabupaten Lamongan dari kloter tujuh yang keberangkatannya tertunda karena sakit.
Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya Abdul Haris menginformasikan salah satunya mengidap penyakit anemia dan membutuhkan perawatan.
"Satu lagi penyakitnya masih didiagnosis oleh tim dokter," katanya.
Ia menambahkan dua orang tersebut memiliki pendamping masing-masing, sehingga total terdapat empat orang yang tertunda keberangkatannya.
"Nantinya akan kami berangkatkan bersama kloter lain ketika direkomendasikan tim dokter yang menyatakan kesehatannya telah membaik," pungkasnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
