
INKUBATOR BISNIS DIGITAL: Direktur Eksekutif Enterprise Western Sydney University Don Wright menjelaskan skema pelatihan yang diselenggarakan Launch Pad di kampus WSU Parramatta, Sydney, Selasa (30/4)
JawaPos.com - Universitas Western Sydney (WSU) Australia bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dalam proses pembelajaran untuk jenjang sarjana di Surabaya. Kerja sama dilakukan dalam bentuk kolaborasi pembelajaran mata kuliah wajib universitas (MKDU), pertukaran mahasiswa dan dosen, konferensi, serta riset dan publikasi di jurnal internasional.
Kolaborasi Unesa dan WSU akan dilakukan dosen-dosen dari program studi Teknik Elektro, Informatika, dan Sains Data. Sedangkan konferensi internasional akan dilaksanakan dosen-dosen dari Fakultas Teknik, Ekonomika dan Bisnis, serta Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Sedangkan kurikulum MKWU yang disiapkan, antara lain, Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), Pendidikan Keagamaan, dan Pendidikan Kewarganegaraan.
Rektor WSU Prof Clare Pollock menyampaikan komitmen kampusnya untuk menjadikan Surabaya sebagai rumah bagi mahasiswa asing untuk jenjang sarjana untuk mendapatkan pendidikan terbaik yang kualitasnya setara dengan mahasiswa yang berkampus di Australia.
“Dalam dua tahun terakhir, WSU menduduki peringkat terbaik dunia dalam sustainable development goals menurut impact rankings Times Higher Education,” katanya di Parramatta, Western Australia, pada Selasa (30/4).
Selain di Surabaya, WSU sebelumnya telah memiliki kampus di Vietnam. WSU juga sedang mengembangkan dua kampus lain di Sydney, yakni di Liverpool dan Bankstown. Kampus di Surabaya saat ini sedang melakukan pendaftaran bagi mahasiswa jenjang sarjana yang ingin mendapatkan lima gelar, yakni
bachelor of computer science, bachelor of information technology, bachelor of data science, bachelor of engineering, dan bachelor of business (applied finance). Kelima jurusan tersebut dipilih oleh Kementerian Pendidikan Nasional dalam upaya meningkatkan kapasitas social, technology, engineering, and mathematics (STEM).
“Kami tidak bersaing dengan kampus swasta di Indonesia karena kami memfasilitasi mahasiswa yang ingin mendapatkan pendidikan tinggi transnasional namun tetap bisa tinggal dekat dengan keluarganya,” terang Clare.
Manajer Transnational Educatin WSU Riko Panggabean menambahkan, hanya lima persen anak dari keluarga di Indonesia yang bisa belajar di Australia karena membutuhkan biaya sekolah dan biaya hidup sesuai standar Australia. Dengan keberadaan kampus WSU di Indonesia, biaya kuliah dapat ditekan menjadi separo dan biaya hidup dapat diminimalkan karena mahasiswa Indonesia dapat tinggal bersama keluarganya.
Sebagai universitas berbasis riset aplikatif, WSU juga bekerja sama dengan Kadin Indonesia, Kementerian Pendidikan Nasional, UGM, Universitas Airlangga, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember untuk memberikan pengalaman riset akademik dan keahlian yang sesuai dengan kebutuhan industri di Indonesia.
Dalam lima tahun ke depan, WSU menargetkan 2 ribu mahasiswa berkuliah di kampus Surabaya dengan 20 persen di antaranya merupakan mahasiswa asing dari Asia Tenggara yang tinggal di fasilitas yang disediakan kampus.
Seperti kampus di Sydney, WSU Surabaya juga akan memiliki inkubator bisnis Lauch Pad yang menawarkan pelatihan kewirausahaan digital, pembangunan usaha baru (start-up), riset komersial, dan transformasi industri yang berskala global. Program di Lauch Pad bervariasi, mulai dari pelatihan sehari tentang content creation hingga pelatihan intensif selama tiga bulan dengan target mendapatkan investasi usaha dari modal ventura.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
