JawaPos.com - Warga Trenggalek tampak antusias menyambut program arus balik yang diselenggarakan oleh pemerintah dengan tujuan Kota Surabaya pada Lebaran Idul Fitri 2024.
Melihat antusias masyarakat yang tinggi terhadap program arus balik tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek berupaya untuk menambah jumlah armada bus di tahun depan.
Melansir dari Radar Tulungagung (Jawa Pos Group) pada Rabu (17/4), setelah dibukanya pendaftaran pada Selasa (26/3), di H-1 lebaran, yakni Selasa (9/4), kuota arus balik sudah dipenuhi oleh pendaftar.
Hal tersebut juga terlihat dari proses pemberangkatan arus balik gratis di area Jalan Dewi Sartika atau sekitar Pasar Pon Trenggalek pada Senin (15/4). Di mana seluruh kursi yang disediakan sudah terpenuhi oleh penumpang.
"Program arus balik ini merupakan program tahunan kami, dan untuk tahun ini disediakan tujuh armada bus," kata Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin.
Pria yang akrab disapa Gus Ipin ini menyebutkan, dari tujuh armada bus, terdapat lima armada yang disiapkan oleh pemerintah, sedangkan dua armada lainnya merupakan kerjasama dengan pihak swasta.
Dengan adanya program balik gratis, pemkab berharap masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam melakukan perjalanan menuju tempat mereka kembali beraktivitas.
Selain program balik gratis, pemkab juga telah memberikan fasilitas angkutan kendaraan pemudik gratis.
"Selamat bagi yang kemarin sudah mudik, dan sekarang pastinya sudah waktunya masyarakat beraktivitas, dari situ, tentunya saya doakan semoga sukses bagi semua warga Trenggalek dimanapun berada," ucapnya.
Untuk kapasitas setiap armada bus, Kabid Angkutan Dinas Perhubungan (Dishub) Trenggalek Budi Supriyanto menyebutkan bahwa terdapat setidaknya 55 orang.
Dengan demikian, total ada 357 orang penumpang yang bisa difasilitasi dengan program balik gratis tersebut.
"Antusias masyarakat sangat luar biasa, jadi pada H-1 lebaran kemarin kami sudah menolak jika ada orang yang mendaftar karena kuota telah terpenuhi," ujarnya.
Merespon membeludaknya peminat program balik gratis tersebut, Dishub Trenggalek akan berupaya untuk mengakomodir seluruh masyarakat yang ingin mengikuti program mudik dan balik gratis.
Sebelumnya, lebih tepatnya pada saat Pandemi Covid-19, Pemkab Trenggalek juga sempat melaksanakan program tersebut melalui kerjasama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur. Di mana saat itu disediakan sebanyak 19 armada bus.
"Kedepan kami akan berusaha bisa menyediakan armada lebih banyak lagi, sehingga bisa mengakomodir pemudik lebih banyak lagi," pungkasnya.