Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 24 Maret 2024 | 22.51 WIB

Puluhan Difabel Berkeliling Menjajakan Kopi di Surabaya

Peluncuran Wara Wiri Kopi bersama Komunitas Cak dan Ning Surabaya. - Image

Peluncuran Wara Wiri Kopi bersama Komunitas Cak dan Ning Surabaya.

JawaPos.com–Bekerja menjadi hak setiap orang. Tidak ada batasan, tak terkecuali untuk kelompok difabel. Di Surabaya, para difabel memiliki kesempatan untuk merasakan dunia kerja dengan berjualan kopi keliling.

Ide mengajak para difabel untuk terlibat berjualan kopi tersebut tercetus kali pertama oleh Firhando Gumelar. Pria 28 tahun asal Surabaya itu menggagas Wara Wiri Kopi. Pekerjanya bukan hanya dari pekerja biasa, pada umumnya. Tapi, pekerjanya ada dari kelompok difabel di Surabaya.

”Kami ciptakan pertama kali (di Surabaya) untuk membantu anak-anak muda di Surabaya supaya tidak ada pengangguran, dan tahu sendiri marak balap liar, atau tawuran. Saya pengin mengurangi itu dengan mengadakan Wara Wari Kopi,” ujar Firhando Gumelar di Kecamatan Karangpilang Surabaya.

Firhando menyampaikan mengapa alasan ikut melibatkan kelompok difabel. Dia mengungkapkan, ingin membuka kesempatan kepada anak-anak difabel untuk tetap berkarya.

”Jadi, mereka tidak putus asa ketika tidak dapat pekerjaan,” ujar Firhando Gumelar.

Dia optimistis jika Wara Wiri Kopi bisa menjadi roda ekonomi yang berputar kencang untuk kelompok difabel. Untuk mendukung mobilitas kelompok difabel, Firhando mendesain gerobak kopi menjadi sepeda listrik.

”Sehingga nanti para kelompok difabel bisa bergerak dengan mudah,” tambah Firhando Gumelar.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore