Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 23 Maret 2024 | 00.51 WIB

Gempa Tuban, Sejumlah Rumah Hingga Masjid di Bawean Alami Kerusakan

Kerusakan di salah satu rumah warga di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, akibat gempa Tuban, Jumat (22/3/2024). ANTARA/HO-Amal - Image

Kerusakan di salah satu rumah warga di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, akibat gempa Tuban, Jumat (22/3/2024). ANTARA/HO-Amal

JawaPos.com - Pulau Bawean, sebuah pulau terpencil di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, tersentak oleh gempa bumi hebat pada hari Jumat (22/3). Gempa tersebut menimbulkan kepanikan di antara penduduk setempat.

Gempa dengan magnitudo 6,0, berpusat di wilayah Tuban, Jawa Timur, sekitar 40 km sebelah barat Pulau Bawean, menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Melansir ANTARA, salah satu penduduk, Halwiyati dari Dusun Tanjung Anyar, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Bawean, menggambarkan momen menakutkan ketika rumahnya mulai retak hanya beberapa saat setelah gempa tersebut.

"Rumah saya retak beberapa saat setelah gempa," kata Halwiyati, warga Dusun Tanjung Anyar, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Bawean.

Namun, ia tidak sendiri; Masjid As Sholihin Muhammadiyah di Desa Kotakusuma, Kecamatan Sangkapura, juga mengalami kerusakan serupa. Dinding keramik yang retak dan runtuh mengingatkan akan kekuatan alam yang melampaui batas manusia.

Warga setempat, Kikin, mengungkapkan bahwa mesjid tersebut sudah tidak lagi digunakan untuk shalat, karena sekarang telah ada masjid yang baru.

Namun, bukan hanya masjid yang terpengaruh; bangunan lainnya seperti bank juga tidak luput dari dampak gempa ini. Bangunan bank di Bawean menderita keretakan di dinding ruang ATM, dan beberapa warga bahkan melihat diri mereka sendiri berlarian keluar rumah.

Sementara itu, di arena pendidikan, jendela sekolah SMAN Sangkapura mengalami kerusakan yang serius, menggambarkan kekuatan gempa yang mengguncang.

Toko-toko di Pulau Bawean juga tidak luput dari kerusakan; barang-barang di etalase jatuh bersama getaran, menciptakan atmosfer kepanikan di antara warga.

Tidak hanya infrastruktur yang terkena dampak, tetapi juga warga Bawean sendiri. Di Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura, seorang jamaah terluka karena retakan keramik tiang masjid.

"Korban mengalami luka-luka di sekitar kepala. Kejadian sekitar pukul 12.34 WIB," kata Asep, warga setempat.

Di sisi lain pulau, di Kecamatan Tambak, Desa Telukjatidawang, sebuah rumah mengalami keretakan, menyebabkan kekhawatiran lebih lanjut di tengah-tengah masyarakat.

"Gempa ini seperti suara pesawat lewat di atas rumah, gluduk-gludik begitu bunyinya," kata Nur Toatillah, warga Desa Sukaoneng.

Sementara BMKG mencatat getaran skala intensitas III-IV MMI di beberapa daerah di Pulau Jawa, mereka juga mencatat beberapa gempa susulan setelah gempa awal.

Meskipun gempa tersebut tidak memicu tsunami, kekhawatiran akan dampak lebih lanjut masih menghantui penduduk setempat.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore