Ilustrasi kekerasan seksual- Pelaku memperkosa korban saat sedang di bawah pengaruh alkohol.
JawaPos.com–Komnas Perempuan dalam Catatan Tahunan (Catahu) 2023 melaporkan, terdapat 457.895 kasus kekerasan pada perempuan. Itu didominasi terjadi di ranah personal seperti KDRT.
Dosen Ilmu Komunikasi Unesa Putri Aisyiyah Rachma Dewi menuturkan, salah satu antisipasi KDRT melalui perjanjian pranikah. Namun, solusi tersebut bukan alternatif yang terbaik untuk dilakukan.
”Ya, perjanjian pranikah memang satu cara, walaupun bukan sebuah solusi yang terbaik,” tutur Putri Aisyiyah Rachma Dewi yang dikutip dari YouTube Kece Media by Unesa pada Rabu (20/3).
Alternatif lain, lanjut dia, adalah sekolah pranikah bagi mereka yang hendak mengikat hubungan pernikahan.
”Menurut saya, sekolah pranikah itu dilewati setiap calon pasangan yang akan menikah,” lanjut Putri Aisyiyah Rachma Dewi, pengajar kelahiran Surabaya tersebut.
Sayangnya, program sekolah pranikah kurang tepat sasaran untuk mengentaskan kekerasan. Sekolah pranikah dianggap sebagai birokrasi belaka sebelum melangkah ke sebuah ikatan pernikahan.
Padahal, menurut Dewi, sekolah pranikah adalah pintu awal untuk mengurangi angka kekerasan dalam rumah tangga.
”Namun, yang terjadi adalah sekolah pranikah ini hanya menjadi syarat administratif tidak pernah dilakukan sungguh-sungguh. Padahal mestinya sekolah pranikah itu memberikan bekal yang cukup kepada calon pasangan supaya mereka tahu bagaimana membentuk keluarga yang harmonis,” jelas Putri Aisyiyah Rachma Dewi.
Dia menambahkan, sekurang-kurangnya terdapat tiga hal yang perlu dimiliki calon pengantin. Mulai dari kesadaran gender, pemahaman kekerasan yang harus dihindari, dan tentang bagaimana pernikahan yang harmonis.
”Yang paling penting saya rasa adalah literasi masyarakat terkait dengan gender, kekerasan, dan terkait dengan pernikahan,” ucap Putri Aisyiyah Rachma Dewi, dari tim Satgas PPKS Unesa tersebut.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
