Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Maret 2024 | 23.11 WIB

Penemuan Kerangka Manusia Diduga Lelaki, Gegerkan Warga Gayungan Surabaya

Ilustrasi. JENAZAH PEMBUNUHAN - Image

Ilustrasi. JENAZAH PEMBUNUHAN

JawaPos.com–Kerangka manusia yang diduga berjenis kelamin laki-laki ditemukan di Taman Bundaran Waru, Gayungan Surabaya, pada Senin (18/3) sekitar pukul 07.30. Saat itu, petugas kebersihan jalan tol Randi dan Ardi menemukan kerangka tersebut.

Setelah penemuan yang menggegerkan itu, kerangka tersebut dibawa ke kamar mayat RSUD Soetomo, Surabaya, untuk menjalani proses visum dan identifikasi.

Melansir dari Radar Surabaya (JawaPos Grup), menurut Kapolsek Gayungan Kompol Catur Sulistyantomo, kerangka tersebut diidentifikasi sebagai Mr. X. dan sudah dipindahkan ke RSUD Soetomo, Karang Menjangan. Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan Tim Unit Reskrim Polsek Gayungan telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kerangka manusia Mr X. Kerangka sudah dibawa ke RSUD Soetomo, Karang Menjangan,” ujar Catur Sulistyantomo kepada Radar Surabaya, Senin (18/3).

Kanitreskrim Polsek Gayungan Ipda Robhen Sutono menjelaskan, kerangka manusia tersebut pertama kali ditemukan petugas kebersihan jalan tol, Randi dan Ardi sekitar pukul 07.30. Dari lokasi kejadian, selain kerangka manusia, juga ditemukan tas, pakaian yang diduga dikenakan korban, dan sarung.

”Sudah jadi kerangka. Ditemukan pertama kali oleh petugas kebersihan jalan tol,” jelas Robhen Sutono.

Menurut dia, identifikasi kerangka tersebut masih dalam proses dan hasil visum dari RSUD Soetomo masih menunggu untuk diketahui.

”Diduga (kerangka) laki-laki dari barang yang ditemukan. Tapi masih menunggu hasil (visum) dari RSUD Soetomo,” ucap Robhen Sutono.

Kerangka manusia berjenis kelamin laki-laki ditemukan tepat di tengah Taman Bundaran, Waru Surabaya, Senin (18/3) pagi. Kerangka tersebut tergeletak di dekat tiang penyangga jembatan tol Waru-Juanda. Di sekitarnya, ditemukan berbagai barang pribadi seperti tas ransel, peci, sikat gigi, sendal, topi, gunting, dan botol minuman kemasan.

Warga yang sering melintas di Bundaran Waru, seperti Deny, mengaku,  tidak mencium bau menyengat atau bau busuk di sekitar lokasi penemuan.

Nggak pernah mencium bau busuk,” ujar Deny, pria yang bekerja di Surabaya.

Polisi masih terus menyelidiki penyebab kematian korban. Belum ada kepastian apakah korban meninggal karena tindak kekerasan atau karena sebab lain. Hasil visum dari RSUD Soetomo diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai penyebab kematian tersebut.

Hingga saat ini, identitas korban dan informasi mengenai kapan serta bagaimana korban meninggal masih menjadi misteri yang harus diungkap tim penyidik.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore