Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Maret 2024 | 07.08 WIB

Pemkot Surabaya Bakal Sekolahkan Anak Keluarga Miskin Hingga Sarjana, Kuotanya Dibuka Banyak Mencapai Ratusan

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. (surabaya.go.id) - Image

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. (surabaya.go.id)

JawaPos.com–Program satu sarjana di satu keluarga miskin (gamis) di Surabaya dicanangkan dimulai Mei. Hal itu dibeberkan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Eri Cahyadi menyampaikan, saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan keluarga miskin di Surabaya. Rencananya, program tersebut akan diluncurkan pada Mei, bertepatan dengan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS).

”(Pendataan) mulai sekarang, dari data ini muncul, kita mulai Mei. Jadi menyambut HJKS kita lakukan itu, sekaligus kita resmikan mess (asrama) untuk anak-anak yang di posisi SMA dan kuliah,” jelas Eri Cahyadi.

Para penerima program ini, lanjut Eri Cahyadi, disekolahkan hingga sarjana dengan biaya ditanggung Pemkot Surabaya. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan tempat tinggal di asrama yang disediakan Pemkot Surabaya.

”Kalau yang SMP kita masih ikutkan orang tuanya. Tapi kalau kuliah dan SMA, insya Allah ada (tinggal) di mess itu, dan posisinya baru pulang Sabtu dan Minggu,” ujar Wali Kota Surabaya Eri.

Pada tahap awal, pihaknya menyediakan 200 kuota bagi keluarga miskin Surabaya untuk mendapatkan program tersebut. ”Nanti kita lihat dari (data) warga miskin itu, kalau ada banyak, kita ambil yang paling miskin,” papar Eri.

Program ini bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan vokasi yang memiliki ikatan kerja dengan perusahaan. Sehingga para lulusan dari program itu bisa langsung mendapatkan pekerjaan.

”Yang pasti kita kerja sama dengan tempat-tempat (perguruan tinggi) yang bisa memastikan setelah lulus, dia bekerja, tidak dengan tempat yang lulus masih cari pekerjaan lagi. Jadi langsung ada ikatan kerja,” tutur Eri.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya Irvan Wahyudradjat menyampaikan, selain infrastruktur, salah satu fokus pemkot saat ini adalah meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

”Pak Wali (Eri Cahyadi) kan menginginkan pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang lebih utama. Kalau fisik, proyek prioritas itu seperti yang terbesar di saluran diversi Gunungsari, itu akan dilanjutkan sampai ke Raci,” terang Irvan Wahyudradjat.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore