Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 9 Maret 2023 | 23.07 WIB

PDAM Surya Sembada Surabaya Kerja Sama dengan Perusahaan Dubai

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya. PDAM Surabaya/Antara - Image

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Kota Surabaya. PDAM Surabaya/Antara

JawaPos.com–PDAM Surya Sembada Surabaya bekerja sama dengan salah satu perusahaan di Dubai, Al Serkar Envirol. Kerja sama itu untuk mengolah limbah lemak minyak atau fat oil and grease.

Dirut PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Arief Wisnu Cahyono mengatakan, tahap awal yang dilakukan Surabaya dengan Al Serkar Envirol adalah penandatanganan nota kesepahaman yang menjadi pintu masuk untuk melakukan studi kelayakan.

”Studi kelayakan ini mungkin sekitar 6 bulan, kemudian untuk realisasi sampai pada kerja sama akan dikaji lebih mendalam lagi,” kata Arief.

Dia memastikan, kerja sama itu terjadi karena pihak Al Serkar Envirol berminat untuk berinvestasi di Kota Surabaya. Nah, minat atau keinginan dari perusahaan itu direspons Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

”Tentu ini komitmen Pak Wali Kota untuk menjadikan Kota Surabaya ramah lingkungan dan kota yang smart. Salah satu ciri smart city adalah peduli terhadap lingkungan,” jelas Arief Wisnu Cahyono.

Menurut dia, di negara-negara maju, pengolahan limbah industri sudah dilakukan secara modern. Rumah makan, perhotelan, mal, dan sebagainya, tidak bisa sembarangan membuang limbah. Karena akan menyebabkan pencemaran lingkungan dan meningkatkan pembusukan di saluran-saluran drainase.

”Nah, teknologi ini akan diperkenalkan di Kota Surabaya. Tentu mitra dari PDAM Surya Sembada akan membuat teknologi kemudian juga melakukan kerja sama, sehingga menjadi salah satu sumber diversifikasi usaha PDAM Surya Sembada Kota Surabaya,” jelas Arief.

Selain itu, manfaat yang lebih luas diperoleh Surabaya ketika menggunakan teknologi tersebut. Salah satunya Surabaya akan menjadi kota yang lebih bersih, ramah lingkungan, tidak ada lagi limbah fat oil and grease yang mencemari lingkungan.

Dia menambahkan, limbah rumah makan, restoran, dan sebagainya itu akan bermuara ke Sungai Kalimas. Sungai itu merupakan bahan air baku PDAM Surya Sembada Surabaya.

”Kita berharap dengan adanya teknologi ini, pencemaran air baku kita semakin berkurang. Itu bermanfaat bagi warga Kota Surabaya,” ucap Arief Wisnu Cahyono.

Yang paling penting, lanjut Arief, kerja sama itu diharapkan ada transfer teknologi yang akan menjadi salah satu bidang usaha baru bagi PDAM Surya Sembada Surabaya. Sebab, selama ini PDAM Surya Sembada hanya bergerak dalam pengolahan air bersih.

”Jadi, untuk meningkatkan pendapatan perusahaan, kami harus melakukan diversifikasi usaha. Nah, salah satunya melakukan pengolahan limbah lemak minyak ini,” jelas Arief Wisnu Cahyono.

Menurut Arief, selama ini beberapa restoran dan hotel sudah bisa menangkap limbah lemak minyaknya. Namun, limbah itu dibuang ke TPA sama seperti sampah-sampah lain.

”Padahal, sebenarnya tidak boleh karena masuk dalam treatment khusus. Dengan kerja sama ini, mereka yang akan mengambil limbah lemak minyak itu dan akan diolah menjadi minyak untuk bahan bakar alternatif,” papar Arief Wisnu Cahyono.

”Di Indonesia, pengolahan semacam ini belum ada. Jadi, mudah-mudahan ini menjadi yang pertama dan menjadi percontohan untuk kota-kota lain,” tambah dia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore