
Kawasan Taman Pelangi Surabaya yang akan terdampak proyek underpass.
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana menyelesaikan pembebasan lahan untuk proyek underpass pada tahun ini. Pemkot juga akan melakukan pemindahan saluran air di Taman Pelangi Jalan Ahmad Yani.
Dikutip dari Antara, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, saluran harus dipindahkan ke bawah karena tidak memungkinkan untuk tetap di atas. ”Karena posisi saluran tidak bisa di atas, tetapi bawah,” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Senin (4/3).
Setelah tahap pembebasan lahan dan pemindahan saluran selesai, proyek akan dilanjutkan dengan kerja sama bersama pemerintah pusat. Target pengerjaan underpass dilaksanakan pada 2025.
”Pengerjaan underpass tahun depan,” terang Eri.
Sementara itu, menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat, proyek underpass itu untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di Taman Pelangi. Proyek tersebut menjadi salah satu prioritas Pemkot Surabaya, bersama dengan pembangunan Jalan Lingkar Liar Barat (JLLB) dan Jalan Lingkar Luar Timur (JLLT).
Untuk tahun ini, lanjut dia, pembebasan 22 rumah telah direncanakan selesai dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya.
”Untuk APBD 2024, kami selesaikan tahun ini untuk pembebasan 22 rumah. Kemudian untuk supporting atau penunjang, kami kerjakan dulu melalui APBD, termasuk ruang terbuka hijau, sambil menunggu dari pemerintah pusat,” ucap Irvan Wahyudrajat.
Pembangunan underpass diharapkan tidak hanya akan dilakukan di bundaran Taman Pelangi, tetapi juga di simpang Margorejo dan Wonokromo. Sebab, ketiga titik itu dianggap sebagai satu kesatuan yang perlu diperhatikan.
”Karena tiga titik ini satu kesatuan. Jadi fokus pada penyelesaian perlintasan tidak sebidang, karena ada rel kereta api di situ, baik di Wonokromo, Margorejo, maupun Dolog atau Taman Pelangi,” terang Irvan Wahyudrajat.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
