Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Maret 2023 | 23.35 WIB

Korsleting AC, Penyebab Kebakaran di Menanggal

Ilustrasi kebakaran. Dok JawaPos - Image

Ilustrasi kebakaran. Dok JawaPos

JawaPos.com- Penyebab insiden kebakaran di Jalan Menanggal 3 Gang Jeruk terungkap. Polsek Gayungan telah memastikan sumber api bermula dari korsleting listrik pendingin ruangan (AC). Hal tersebut berdasar olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan dua kali.

AC itu digunakan di dua kamar. Korsleting terjadi di kamar depan yang biasa ditempati asisten rumah tangga (ART), Ngatijem. Hal tersebut mengakibatkan komponen plastik meleleh dan merambat ke benda-benda yang mudah terbakar. Di antaranya, baju, meja kayu, serta lemari. ’’Bahkan, spring bed sampai ludes,’’ kata Kanitreskrim Polsek Gayungan Ipda Djoko Setiyono kemarin (2/3).

Pernyataan tersebut diperkuat dengan adanya ciri fisik di TKP. Yaitu, dinding di bawah AC tampak gosong bekas terbakar. Dengan kondisi terbakar, ART itu berusaha menyelamatkan pemilik rumah dengan cara menggendong. Namun, ketika berhasil keluar kamar, dia terjatuh karena sudah tak bertenaga. ’’Keduanya merupakan lanjut usia. Yang pemilik rumah mengidap penyakit stroke,’’ terang dia.

Ngatijem menderita luka bakar 90 persen. Dia ditemukan tewas dalam kondisi tergeletak di depan kamar. Sementara itu, Sri Wahyuni, pemilik rumah, mengalami luka bakar di bagian punggung dan kaki. Ditemukan meninggal di area dapur dengan posisi tubuh bersujud. ’’Kemungkinan ART ini, setelah tidak kuat, berusaha menyelamatkan diri terlebih dulu,’’ ucapnya.

Djoko menjelaskan, insiden itu diketahui tetangga yang berada di belakang rumah TKP. Warga tersebut melihat kepulan asap dari rumah Sri Wahyuni. Lantas, dia memanggil tetangga lain untuk memadamkan api dan melapor ke kelurahan. Tapi, informasi itu ternyata tak diteruskan ke Command Center 112. ’’Saat proses pemadaman, mereka tidak tahu bahwa korban sudah meninggal. Baru tahu ketika ada petugas masuk,’’ paparnya.

Pihak keluarga telah mendapatkan hasil otopsi dan visum luar. Mereka memutuskan untuk tak melanjutkan laporan polisi yang telah dibuat. Kedua keluarga telah ikhlas dan meyakini insiden itu murni musibah.

Serta, tak ada barang-barang berharga yang hilang sehingga tidak ada unsur yang mengarah ke pencurian. ’’Pemilik rumah dimakamkan di TPU Dukuh Menanggal, sedangkan ART dikebumikan di Kediri,’’ ungkapnya.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore