RSUD Surabaya Timur dikebut proses pengerjaannya, pihak Dinkes Berharap September selesai. (Radar Surabaya/JPG)
JawaPos.com - Pembangunan RSUD Surabaya Timur terus dikebut untuk mengejar target tuntas pada September 2024 mendatang.
Saat ini, Dinas Kesehatan Surabaaya sedang menyiapkan peralatan medis hingga sumber daya manusia (SDM) untuk RSUD Surabaya Timur.
Dilansir dari Radar Surabaya pada Rabu (28/2), Kepala Dinkes Surabaya Nanik Sukristina mengatakan saat ini dirinya telah melakukan penghitungan jumlah SDM yang akan ditempatkan di RSUD Surabaya Timur.
Baca Juga: Mengenali Jenis dan Fungsi Komponen Komputer, Berikut Penjelasannya
Tak hanya itu pihak Dinkes mengaku sudah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Surabaya untuk berkirim surat ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia.
"Ada berapa ratus dari berbagai macam tenaga, karena kan ada spesifikasi khusus, ada perhitungannya nanti," ujarnya kepada Radar Surabaya
Dirinya menjelaskan RSUD Surabaya Timur nanti akan memiliki 2 tower. RSUD ini dibangun menggunakan standar RS tipe B.
Rumah Sakit kelas B adalah rumah sakit yang mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis luas dan subspesialis terbatas.
Rumah Sakit ini didirikan di setiap ibu kota provinsi yang menampung pelayanan rujukan dari rumah sakit kabupaten.
Baca Juga: 8 Tips Menjalin Komunikasi yang Efektif dengan si Langka INFJ, Ingatlah untuk Tidak Menggurui Mereka!
Akan tetapi pengoperasionalannya setelah diresmikan sementara waktu menggunakan standar tipe C."Operasional awal kita pakai tipe C dulu," ujarnya.
Rumah Sakit tipe C juga mampu memberikan pelayanan kedokteran spesialis namun hanya terbatas yaitu pelayanan penyakit dalam, pelayanan bedah, pelayanan kesehatan anak dan pelayanan kebidanan dan kandungan.
Tipe Rumah Sakit ini lebih berfokus pada pelayanan rujukan dari Puskesmas daerah kabupaten atau kota. Kepala Dinkes Surabaya itu memastikan bahwa setidaknya bulan September 2024 sudah melakukan peresmian RSUD Surabaya Timur ini.
Dia menambahkan saat ini pihak Dinas Kesehatan Surabaya sedang melakukan proses pendataan alat kesehataan apa saja yang dibutuhkan untuk memenuhi standar operasional.
"Harapannya September sudah launching dan teman-teman dari Dinkes bisa memberikan waktu untuk mengatur alat kesehatan di dalamnya, mudah mudahan bisa tepat waktu," pungkasnya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
