Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 Januari 2023 | 17.48 WIB

Tiga Pejabat Daftar Calon Sekkota, Pilih Ikhsan, Basari, atau Lilik

Ilustrasi pembunuhan. - Image

Ilustrasi pembunuhan.

JawaPos.com – Pendaftaran jabatan sekretaris daerah kota (Sekkota) Surabaya berakhir, Jumat (6/1). Sejak dibuka Senin (2/1) lalu, sejumlah pejabat mendaftar ke panitia seleksi (pansel). Informasi yang dihimpun Jawa Pos menyebut ada tiga pejabat yang mendaftar.

Mereka adalah Kepala Inspektorat Ikhsan, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Rachmad Basari, serta Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Lilik Arijanto. ’’Mereka sudah mendaftar karena memenuhi syarat,’’ kata sumber tepercaya yang merupakan pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya.

Tiga nama itu sudah beredar lama sebagai calon Sekkota definitif. Sebab, ketiganya memang telah memenuhi semua persyaratan yang ditentukan. Dalam surat pengumuman yang ditandatangani Ketua Pansel Prof M. Nuh, ada 17 ketentuan yang harus dipenuhi pelamar Sekkota.

’’Hanya tiga itu (Ikhsan, Rachmad Basari, dan Lilik Arijanto, Red) yang memenuhi syarat,’’ paparnya.

Sebetulnya, selain tiga nama itu, ada dua lagi yang muncul. Yaitu, Erna Purnawati yang saat ini menjadi penjabat (Pj) Sekkota serta Asisten Administrasi Umum Febria Rachmanita. Namun, keduanya terkendala usia yang sudah melampaui 56 tahun.

Selain syarat administratif itu, ada beberapa kriteria lain. Yakni, calon Sekkota harus memiliki rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas yang baik. Tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin tingkat sedang atau berat. Yang bersangkutan juga memiliki prestasi kinerja baik sebagai ASN selama dua tahun terakhir. Yaitu, 2020 dan 2021.

Penjabat (Pj) Sekkota Kota Surabaya Erna Purnawati menyampaikan, selain pejabat internal pemkot, pejabat di kabupaten/kota lain di wilayah Provinsi Jawa Timur bisa mendaftar. ’’Mereka nanti diasesmen pansel,’’ jelas Erna.

Dia menambahkan, pansel terdiri atas lima anggota. Tim dipimpin mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof M. Nuh. Anggota lainnya adalah Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim Indah Wahyuni serta Kepala Kantor Regional II Badan Kepegawaian Negara (BKN) Surabaya Mohammad Ridwan. Dua lainnya adalah akademisi. Yaitu, Guru Besar Universitas Airlangga (Unair) Prof Hendy Prof Fendy Suhariadi M.T. serta psikolog dan Guru Besar Universitas Islam Malang (Unisma) Prof Mas’ud Said. 

Gali Rekam Jejak, Pansel Harus Tanya Bawahan dan Atasan


PANITIA seleksi (pansel) diminta memanfaatkan seluruh sumber daya dalam memberikan penilaian terhadap calon Sekkota definitif. Berbagai pihak terkait harus dilibatkan. Itu penting untuk mendapat masukan yang komprehensif terkait rekam jejak calon Sekkota. ’’Jadi, masukan itu dari berbagai sumber sehingga pansel mendapat feedback dari semua sisi,’’ kata Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti.

Dia menyebutnya sebagai metode 360 degree feedback atau umpan balik 360 derajat. Dengan begini, semua rekam jejak dan kinerja calon bisa terungkap secara menyeluruh.

Pansel, misalnya, bisa bertanya ke rekan kerja para calon. Baik atasan maupun anak buah pada OPD yang dipimpinnya. Bagaimana dia mengelola organisasi dalam berbagai kondisi. Apakah bawahan yang dipimpinnya merasa nyaman ataukah tidak. Itu penting karena Sekkota adalah seorang pengayom untuk seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya.

’’Dari sini kan kita bisa tahu cara dia dalam memimpin organisasi,’’ ujar Reni. Juga, bisa diketahui apakah yang bersangkutan pernah terlibat dalam penyalahgunaan jabatan atau tidak.

Sangat penting bagi Sekkota memiliki budaya kerja yang produktif. Di sisi lain juga harus memberikan rasa nyaman ke seluruh ASN agar mereka senang bekerja dengan tugas masing-masing. Karena itu, Sekkota harus punya kemampuan memimpin yang bisa mengayomi para pegawai. ’’Sehingga para ASN nyaman sekaligus bisa bekerja dengan produktif,’’ sambung Reni.

Anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafi’i mengingatkan, Sekkota juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang bagus. Sekkota tentu akan terus berkoordinasi dengan DPRD,’’ paparnya.

PROFIL TIGA CALON SEKKOTA

Ikhsan

Photo



Jabatan sekarang: Kepala Inspektorat Surabaya

Riwayat jabatan:

- Asisten perekonomian dan pembangunan

- Kepala dinas pendidikan

--

Rachmad Basari

Photo



Jabatan sekarang: Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Surabaya

Riwayat jabatan:

- Kepala inspektorat

--

Lilik Arijanto

Photo



Jabatan sekarang: Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM) Surabaya

Riwayat jabatan:

- Sekretaris dinas cipta karya dan tata ruang

SYARAT CALON SEKKOTA:

- Berusia maksimal 56 tahun saat dilantik.

- Lulus pendidikan dan pelatihan kepemimpinan tingkat II.

- Sedang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama (eselon II-b).

- Memiliki pangkat golongan sekurang-kurangnya pembina tingkat I (IV/b).

- Memiliki rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas yang baik.

Sumber: Reportase Jawa Pos

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore