Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 17 Desember 2022 | 05.12 WIB

Politeknik Negeri Gabung SNPMB, PENS dan PPNS Sosialisasi ke Sekolah

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Sistem penerimaan mahasiswa baru (maba) politeknik negeri pada 2023 mengalami sejumlah perubahan. Salah satunya, program diploma tiga (D-3) akan bergabung dengan seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB). Program tersebut akan bersaing dengan sarjana terapan (D-4) dan sarjana.

Sebelumnya, politeknik negeri menggelar seleksi nasional masuk politeknik negeri (SNMPN) untuk program D-3. Sistem seleksi itu diikuti seluruh politeknik negeri di Indonesia.

Wakil Direktur Akademik Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) Dr Eng Bambang Sumantri ST MSc mengatakan, sebelumnya hanya sarjana terapan yang bergabung dengan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Kini D-3 juga bergabung dengan SNPMB.

’’Tahun depan seleksi penerimaan mahasiswa baru, baik D-3 maupun D-4, serentak diselenggarakan nasional melalui SNPMB BP3 (Badan Pengelolaan Pengujian Pendidikan),” kata Bambang kepada Jawa Pos kemarin (15/12).

Bambang menuturkan, untuk D-3 dan D-4 politeknik negeri akan ada tiga jalur. Yakni, seleksi nasional berdasar prestasi (SNBP), seleksi nasional berdasar tes (SNBT), dan jalur mandiri. ’’Perubahannya, kami tidak lagi buka SNMPN untuk program D-3. Semua ikut serentak nasional dengan program sarjana dan sarjana terapan,” ujarnya.

Bambang menambahkan, perubahan tersebut menjadi tantangan baru bagi PENS. Khususnya, program D-3. Sebab, siswa menentukan pilihan sejak awal untuk pilihan I dan II. Dua pilihan tersebut bisa dari program sarjana, sarjana terapan, dan D-3. ’’Selama ini masyarakat masih berpikir bahwa kuliah, kalau belum sarjana, dianggap belum kuliah,” jelasnya.

Bambang menambahkan, tahun depan PENS membuka kuota mahasiswa baru kurang lebih 1.710 kursi. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 1.400-an kursi. ’’Kami menaikkan kuota, khususnya untuk tiga prodi baru yang telah dibuka pada 2021,” katanya.

Humas Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) Nurul Hidayati mengatakan, perubahan dalam sistem penerimaan maba 2023 memiliki tantangan besar bagi PPNS. Sebab, pada jalur SNBP, hanya siswa eligible yang bisa mendaftar. Sementara itu, pada jalur tersebut, siswa kelas XII biasanya cenderung lebih memilih program S-1 dan D-4.

’’Ada banyak guru BK (bimbingan konseling) yang bertanya ke kami, apakah siswa yang tidak eligible bisa mendaftar di PPNS jalur prestasi seperti tahun sebelumnya? Nah, ini yang masih dibahas,” ujarnya.

---

TENTANG PENERIMAAN MAHASISWA BARU POLITEKNIK


  • Sejak 2021, program D-4 atau sarjana terapan telah bergabung dalam LTMPT. Yakni, jalur SNMPTN (sekarang SNBP) dan SBMPTN (sekarang SNBT).

  • Pada 2022, Forum Direktur Politeknik Negeri Se-Indonesia (FDPNI) masih menggelar jalur seleksi nasional masuk politeknik negeri (SNMPN) dan seleksi bersama masuk politeknik negeri (SBMPN) untuk program D-3.

  • Pada 2023, sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru, baik program D-3 maupun D-4, ikut seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB) BP3 (Badan Pengelolaan Pengujian Pendidikan).

  • Jalur mandiri tetap digelar secara internal oleh politeknik negeri masing-masing.


Diolah dari berbagai sumber

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore