
Photo
JawaPos.com- Sistem penerimaan mahasiswa baru (maba) politeknik negeri pada 2023 mengalami sejumlah perubahan. Salah satunya, program diploma tiga (D-3) akan bergabung dengan seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru (SNPMB). Program tersebut akan bersaing dengan sarjana terapan (D-4) dan sarjana.
Sebelumnya, politeknik negeri menggelar seleksi nasional masuk politeknik negeri (SNMPN) untuk program D-3. Sistem seleksi itu diikuti seluruh politeknik negeri di Indonesia.
Wakil Direktur Akademik Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) Dr Eng Bambang Sumantri ST MSc mengatakan, sebelumnya hanya sarjana terapan yang bergabung dengan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Kini D-3 juga bergabung dengan SNPMB.
’’Tahun depan seleksi penerimaan mahasiswa baru, baik D-3 maupun D-4, serentak diselenggarakan nasional melalui SNPMB BP3 (Badan Pengelolaan Pengujian Pendidikan),” kata Bambang kepada Jawa Pos kemarin (15/12).
Bambang menuturkan, untuk D-3 dan D-4 politeknik negeri akan ada tiga jalur. Yakni, seleksi nasional berdasar prestasi (SNBP), seleksi nasional berdasar tes (SNBT), dan jalur mandiri. ’’Perubahannya, kami tidak lagi buka SNMPN untuk program D-3. Semua ikut serentak nasional dengan program sarjana dan sarjana terapan,” ujarnya.
Bambang menambahkan, perubahan tersebut menjadi tantangan baru bagi PENS. Khususnya, program D-3. Sebab, siswa menentukan pilihan sejak awal untuk pilihan I dan II. Dua pilihan tersebut bisa dari program sarjana, sarjana terapan, dan D-3. ’’Selama ini masyarakat masih berpikir bahwa kuliah, kalau belum sarjana, dianggap belum kuliah,” jelasnya.
Bambang menambahkan, tahun depan PENS membuka kuota mahasiswa baru kurang lebih 1.710 kursi. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, yakni 1.400-an kursi. ’’Kami menaikkan kuota, khususnya untuk tiga prodi baru yang telah dibuka pada 2021,” katanya.
Humas Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS) Nurul Hidayati mengatakan, perubahan dalam sistem penerimaan maba 2023 memiliki tantangan besar bagi PPNS. Sebab, pada jalur SNBP, hanya siswa eligible yang bisa mendaftar. Sementara itu, pada jalur tersebut, siswa kelas XII biasanya cenderung lebih memilih program S-1 dan D-4.
’’Ada banyak guru BK (bimbingan konseling) yang bertanya ke kami, apakah siswa yang tidak eligible bisa mendaftar di PPNS jalur prestasi seperti tahun sebelumnya? Nah, ini yang masih dibahas,” ujarnya.
---
TENTANG PENERIMAAN MAHASISWA BARU POLITEKNIK

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
