Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 3 November 2022 | 23.26 WIB

Bantuan ke Nelayan Surabaya, Ganti Uang Tunai dengan Peralatan

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Warga nelayan bakal mendapat bantuan dari Pemkot Surabaya. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Wali Kota Surabaya Nomor 108 Tahun 2022 sebagai upaya untuk mendukung program penanganan dampak inflasi.

Perwali itu menyebutkan, kriteria penerima manfaat merupakan nelayan daerah. Salah satunya dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP). Selain itu, ada syarat khusus yang dibuktikan dengan kartu pelaku usaha kelautan dan perikanan (Kusuka).

Camat Bulak Bambang Udi Ukoro telah berkoordinasi dengan beberapa kelurahan untuk mendata ulang warga nelayan. Khususnya yang berkaitan dengan perwali. ’’Sudah ada. Pembaruan juga sedang kami tuntaskan karena ini spesifik,’’ katanya kemarin (2/11).

Soal distribusi bantuan, Bambang mengatakan tinggal menunggu informasi lanjutan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya. Kendati demikian, pihaknya tengah menyiapkan beberapa upaya pemberdayaan lain dengan menggandeng berbagai instansi. Salah satunya, mengadakan pengecekan kesehatan khusus bagi nelayan di Bulak.

’Termasuk untuk para anak nelayan ya. Misalnya, bantuan kacamata. Kami sedang siapkan itu,’’ paparnya. Bagi dia, nelayan menjadi salah satu target untuk meningkatkan ekonomi di Surabaya.

Pada pemberitaan sebelumnya, pemerintah bakal memberikan bantuan tunai Rp 2 juta per nelayan. Namun, di Surabaya, pemkot bakal mengganti insentif tersebut dengan bantuan peralatan yang dibutuhkan para nelayan.

Sementara itu, Kepala DKPP Surabaya Antiek Sugiharti berharap bantuan tersebut bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat pesisir di Surabaya, khususnya nelayan. ’’Perwali tersebut khusus untuk warga nelayan. Saat ini tengah dalam pembahasan, khususnya anggarannya ya,’’ katanya.

Soal nominal bantuan tersebut, Antiek mengaku besaran anggaran masih dalam penyesuaian. Sebab, bantuan yang masuk bakal datang dari pemerintah pusat dan provinsi. Sementara itu, Pemkot Surabaya bakal melengkapi bantuan yang belum terjamah oleh pemerintah pusat dan provinsi.

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos, di Kelurahan Kedung Cowek terdapat 345 nelayan dari berbagai kelompok. ’’Makanya, sampai saat ini verifikasi terus kami lakukan agar tidak tumpuk,’’ jelasnya.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore