
Photo
JawaPos.com- Memasuki musim hujan, tren kasus demam berdarah dengue (DBD) semakin bertambah. Termasuk di Gresik. Pada dua bulan terakhir, tercatat sudah ada 21 kasus DBD. Jumlah itu belum termasuk suspect.
Sepanjang tahun ini, tercatat sudah ada sebanyak 217 kasus DBD di Gresik. Jumlah tersebut lebih banyak daripada 2021, yamg hanya sebanyak 191 kasus. ’’Saat ini tidak ada pasien DBD yang dirawat di sini,’’ ucap dr Soni, direktur utama RSUD Ibnu Sina, kemarin (2/11).
Berkaca pada tahun sebelum pandemi, kasus DBD di Gresik cukup mengerikan. Bahkan, ruangan untuk pasien di RSUD pun sempat penuh sehingga pasien harus dirawat di lorong-lorong rumah sakit.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Gresik dr Mukhibatul Khusnah menyampaikan, saat ini masih merupakan tahap awal. Biasanya, puncak nyamuk Aedes aegypti itu menyerang pada Januari hingga Maret. ’’Terutama Januari. Biasanya kasusnya tinggi sehingga ini perlu diwaspadai bersama,’’ ucapnya.
Karena itu, dokter mantan kepala Puskesmas Sukomulyo tersebut meminta agar masyarakat menerapkan 3M plus. Cara paling efektif mencegah DBD itu adalah menghilangkan tempat kembang biak nyamuk. ’’Rutin dibersihkan, terutama genangan air,’’ imbuhnya.
Meski baru 11 kasus pada Oktober lalu, tren DBD menunjukkan kenaikan. Apalagi, gejala yang muncul pada pasien mengarah ke DBD, tetapi indikator hb belum memenuhi sehingga baru ditetapkan suspect.
’’Cuaca saat ini kadang hujan dan kadang tidak. Pasti banyak genangan air. Kondisi seperti ini yang dikhawatirkan menjadi tempat nyamuk berkembang biak. Sehingga perlu rutin dibersihkan,’’ ujarnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
