
Batik Khas Surabaya diperkenalkan di karnaval Surabaya. Pemkot Surabaya for JawaPos
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menggelar event akbar di sepanjang Jalan Tunjungan pada Minggu (30/10). Yakni Karnaval nang Tunjungan dengan menghadirkan banyak hiburan menarik untuk masyarakat di Kota Surabaya.
Di antaranya ada pameran batik khas Kota Surabaya, pergelaran musik yang menampilkan artis ibu kota, permainan tradisional, fashion show, wisata kuliner, lomba foto, UMKM, dan masih banyak acara menarik lainnya. Acara akan dimulai pukul 15.00 - 21.00 WIB.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dalam acara perdana yang digelar pemkot. Karnaval nang Tunjungan adalah acara yang digelar untuk memperingati Hari Batik Nasional sekaligus Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.
”Di sana (Tunjungan) akan ada pameran batik, kemudian kami juga mengundang Kepala Daerah se-Gerbang Kertasusila untuk fashion show bersama saya, menggunakan batik khas UMKM Surabaya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, di lantai 2 Kantor Balai Kota, Rabu (26/10).
Wali Kota Eri Cahyadi menerangakan, ide awal event itu adalah untuk mengenalkan batik Surabaya. Batik Surabaya punya ciri khas dan motif yang berbeda dari kota lain.
”Karena batik Surabaya itu yang kita tonjolkan adalah motif Sparkling, Suro dan Boyo, Kya - kya, Semanggi, dan sebagainya. Itu semua kalau dipakai luar biasa, apalagi nanti dibuat fashion show para kepala daerah dan artis ibu kota,” terang Eri.
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Surabaya Rini Indriyani menerangkan, batik-batik yang dipamerkan di Karnaval nang Tunjungan itu sangat istimewa. Sebab, hasil buah tangan desainer UMKM Surabaya.
Rini berharap, batik-batik olahan UMKM Surabaya semakin banyak dikenal. ”Tentu dengan acara ini (UMKM) akan semakin terbantu ya. Otomatis daya jual juga akan meningkat,” harap Rini.
Rini juga mengajak seluruh masyarakat untuk hadir menikmati suguhan acara di Karnaval nang Tunjungan. Para pengunjung bisa beli batik khas Surabaya, sekaligus berfoto di photobooth 360 derajat.
Sementara itu, Kepala Dinas UMKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Fauzie Mustaqiem Yos menambahkan, akan ada 24 stan UMKM makanan dan minuman, 42 stan fashion, 6 stan food truck, dan 7 stan UMKM Tunjungan Romansa.
”Selain UMKM batik, kami juga ingin memopulerkan produk UMKM lain. Di dalam acara ini juga ada lomba melukis, e-sport, lomba foto, semua itu kita gelar secara masal di Karnaval nang Tunjungan,” papar Yos.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
