Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 27 Oktober 2022 | 03.14 WIB

Pemkot Kenalkan Batik Khas di Karnaval Surabaya

Batik Khas Surabaya diperkenalkan di karnaval Surabaya. Pemkot Surabaya for JawaPos - Image

Batik Khas Surabaya diperkenalkan di karnaval Surabaya. Pemkot Surabaya for JawaPos

JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan menggelar event akbar di sepanjang Jalan Tunjungan pada Minggu (30/10). Yakni Karnaval nang Tunjungan dengan menghadirkan banyak hiburan menarik untuk masyarakat di Kota Surabaya.

Di antaranya ada pameran batik khas Kota Surabaya, pergelaran musik yang menampilkan artis ibu kota, permainan tradisional, fashion show, wisata kuliner, lomba foto, UMKM, dan masih banyak acara menarik lainnya. Acara akan dimulai pukul 15.00 - 21.00 WIB.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dalam acara perdana yang digelar pemkot. Karnaval nang Tunjungan adalah acara yang digelar untuk memperingati Hari Batik Nasional sekaligus Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan.

”Di sana (Tunjungan) akan ada pameran batik, kemudian kami juga mengundang Kepala Daerah se-Gerbang Kertasusila untuk fashion show bersama saya, menggunakan batik khas UMKM Surabaya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, di lantai 2 Kantor Balai Kota, Rabu (26/10).

Wali Kota Eri Cahyadi menerangakan, ide awal event itu adalah untuk mengenalkan batik Surabaya. Batik Surabaya punya ciri khas dan motif yang berbeda dari kota lain.

”Karena batik Surabaya itu yang kita tonjolkan adalah motif Sparkling, Suro dan Boyo, Kya - kya, Semanggi, dan sebagainya. Itu semua kalau dipakai luar biasa, apalagi nanti dibuat fashion show para kepala daerah dan artis ibu kota,” terang Eri.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Surabaya Rini Indriyani menerangkan, batik-batik yang dipamerkan di Karnaval nang Tunjungan itu sangat istimewa. Sebab, hasil buah tangan desainer UMKM Surabaya.

Rini berharap, batik-batik olahan UMKM Surabaya semakin banyak dikenal. ”Tentu dengan acara ini (UMKM) akan semakin terbantu ya. Otomatis daya jual juga akan meningkat,” harap Rini.

Rini juga mengajak seluruh masyarakat untuk hadir menikmati suguhan acara di Karnaval nang Tunjungan. Para pengunjung bisa beli batik khas Surabaya, sekaligus berfoto di photobooth 360 derajat.

Sementara itu, Kepala Dinas UMKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Fauzie Mustaqiem Yos menambahkan, akan ada 24 stan UMKM makanan dan minuman, 42 stan fashion, 6 stan food truck, dan 7 stan UMKM Tunjungan Romansa.

”Selain UMKM batik, kami juga ingin memopulerkan produk UMKM lain. Di dalam acara ini juga ada lomba melukis, e-sport, lomba foto, semua itu kita gelar secara masal di Karnaval nang Tunjungan,” papar Yos.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore