
Permasalahan banjir di Terminal Purabaya, Humas meminta maaf./Radar Sidoarjo
JawaPos.com – Guyuran hujan dari beberapa hari ini di Surabaya menyebabkan beberapa kawasan mengalami genangan yang cukup mengganggu.
Genangan tersebut menyebabkan banyak kemacetan sampai ketidaknyamanan pengguna jalan yang akan melintas di kawasan tersebut.
Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya menyebutkan ada beberapa alasan yang menyebabkan terjadi genangan di sebagian kawasan Surabaya.
Kepala DSDABM Kota Surabaya Syamsul Hariadi dalam laman Pemkot Surabaya menyebutkan Kawasan yang terdapat genangan akibat hujan deras yang terjadi pada Senin (5/2).
Beberapa Kawasan yang disebutkan Syamsul di antaranya Babat Jerawat-Benowo, Tanjung Sadari, Jalan Rajawali, Jalan Gresik, Krembangan, Manukan Lor, Dukuh Kupang, Margomulyo dan Tambak Osowilangun.
Menurutnya beberapa faktor terjadinya genangan antara lain karena sampah sampai belum tersedianya pembangunan saluran dan rumah pompa.
"Ada beberapa kendala berbeda di tiap lokasi genangan tersebut. Seperti kapasitas pompa dan saluran yang tidak bisa menampung hujan yang terjadi selama 6 jam dari pukul 17.30-24.00 WIB," kata Syamsul, Selasa (6/2).
Pihaknya juga menuturkan adanya faktor lain yang menyebabkan timbulnya genangan karena adanya hambatan berupa penyempitan saluran akibat pembuatan akses jalan untuk persil.
Baca Juga: Persibo Bojonegoro Juara Liga 3 Jatim 2023/2024 dengan Kemenangan Telak 2-0 atas Persedikab Kediri
"Sementara di kawasan Tambak Osowilangun yang merupakan kewenangan stakeholder, genangan terjadi karena belum ada saluran dan pompa yang memadai," ujarnya.
Kemudian sampah yang banyak menumpuk dan menghambat aliran air masuk ke rumah pompa juga menjadi faktor terjadinya genangan.
Selain itu juga ada faktor lainnya seperti kerusakan beberapa perangkat pompa dan pintu air akibat tingginya frekuensi pemakaian.
"Kemudian faktor lain adalah koneksitas antar saluran yang belum memadai, dan belum selesainya konversi dari saluran irigasi menjadi drainase," bebernya.
Kepala DSDABM mengatakan, untuk mengatasi hal tersebut, pihaknya telah melakukan tindakan cepat dengan mendatangkan mobil pompa beserta tim Satgas Unit Reaksi Cepat (URC) agar cepat surut.
Kemudian untuk melakukan penanganan jangka panjang, Syamsul menjelaskan akan membuat daftar prioritas penyebab genangan.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
