Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Oktober 2022 | 03.24 WIB

Mendebarkan, Proses Evakuasi Lima Pemancing di Perairan Laut Gresik

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Niat hati menikmati akhir pekan dengan memancing bersama. Lima warga asal Lamongan menyewa perahu mesin di pesisir laut Dalegan, Kecamatan Panceng, Gresik.

Namun, peristiwa tidak terduga terjadi. Saat mau kembali pulang, mesin perahu mati di tengah laut berombak tinggi. Setelah menunggu berjam-jam, akhirnya mereka berhasil dievakuasi.

Kapolsek Panceng AKP Didik Harianto ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian pada Minggu (9/10) tersebut. Dia menceritakan, perahu yang mengangkut enam orang itu berangkat memancing di laut sejak pukul 06.00 WIB. Dari pesisir Dalegan, mereka hendak menuju perairan Ujungpangkah. ‘’Namun saat hendak kembali, mesin perahu macet,’’ ujarnya.

Perahu mesin tersebut dikemudikan Abizulhah, 40. Warga Desa Dalegan itu sekaligus pemilik. Adapun lima penumpangnya yang hendak memancing masing-masing Khoirul Anwar, 40; Awang, 31; Alwi, 34; Hudi, 38, dan Roni 40. Seusai memancing, mereka pun berniat pulang kembali ke perairan Dalegan. Nahas, mesin perahu mati sejak pukul 13.00 WIB.

Pengemudi sudah berupaya untuk menghidupkan mesin. Namun, beberapa kali gagal. Mereka pun lepas jangkar agar tidak terseret ombak. Karena di tengah laut, mereka pun kesulitan mendapatkan sinyal untuk menelepon. Baru pada sekitar 17.00 WIB, Abizullah baru bisa memberikan kabar ke teman nelayannya di daratan. Artinya, sudah empat jam sejak mesin perahu mati.

Informasi itupun langsung diteruskan ke Polsek Panceng. Meminta bantuan evakuasi. Lalu, kabar itu dilanjutkan ke Satpolairud Polres Gresik. Tim evakuasi pun dikerahkan. "Sebenarnya, sekitar pukul 17.30 WIB, ada nelayan Dalegan berupaya menyusul ke tengah laut untuk melakukan evakuasi,’’ ungkapnya.

Namun, lanjut dia, sekitar pukul 19.00 WIB, nelayan yang berencana membantu proses evakuasi itu kembali ke daratan. Sebab, kondisi cuaca kurang mendukung. ‘’Selain itu, perahu yang akan digunakan untuk proses evakuasi terlalu kecil,’’ kata Didik.

Kemudian, pada pukul 20.30 WIB, ketua Rukun Nelayan Dalegan bersama warga nelayan, kembali ke tengah laut untuk melakukan evakuasi dengan menggunakan perahu yang lebih besar.

Mereka juga dibantu anggota Polsek Panceng dan Satpolairud Polres Gresik. Sekitar pukul 22.50 WIB, para penumpang beserta perahu berhasil dievakuasi menuju ke dermaga di perairan Dalegan.

Artinya, hampir 10 jam mereka dalam kecemasan. Apalagi, kondisi dalam suasana gelap. Setelah berhasil dievakuasi, mereka pun bersyukur terselamatkan. ‘’Tidak ada korban jiwa maupun materill atas kejadian tersebut," pungkas Didik.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore