Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 30 September 2022 | 06.38 WIB

Selama Setahun, Ada 549 Kebakaran di Surabaya

Kebakaran di lahan terbuka. Dinas PMK for JawaPos - Image

Kebakaran di lahan terbuka. Dinas PMK for JawaPos

JawaPos.com–Selama 2022, telah terjadi 549 peristiwa kebakaran di Kota Surabaya. Dari jumlah itu, 388 di antaranya merupakan kejadian kebakaran non bangunan atau di lahan terbuka.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengimbau masyarakat agar tidak sembarangan membakar sampah atau alang-alang di lahan terbuka. Sebab, hal itu dapat menyebabkan terjadinya kebakaran. Terlebih saat musim kemarau, potensi terjadinya kebakaran sangat besar.

”Kejadian kebakaran pada musim kemarau ini meningkat signifikan, terutama yang non bangunan,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya Dedik Irianto, Kamis (29/9).

Dedik mengungkapkan, pada Minggu (25/9), terjadi kebakaran di Medokan Semampir AWS Surabaya yang menelan satu orang korban jiwa. Peristiwa itu diduga awalnya membakar alang-alang di lahan terbuka.

”Kejadian kebakaran alang-alang ini baru pertama yang memakan korban jiwa. Kejadiannya sekitar hampir maghrib. Ada korban meninggal dunia, karena lokasi jenazah ada di tengah kejadian kebakaran alang-alang,” ungkap Dedik.

Menurut Dedik, pada Agustus-September, kebakaran alang-alang di lahan terbuka mendominasi kejadian di Kota Surabaya. ”Pada dua bulan terakhir, kebakaran alang-alang menjadi kejadian kebakaran tertinggi pada tahun ini. Kebakaran alang-alang satu hari bisa sampai 7 kejadian,” terang Dedik.

Dedik menyampaikan data kebakaran di Kota Surabaya pada 2019, terjadi 944 peristiwa kebakaran. Kemudian turun menjadi 684 pada 2020 dan ada 2021, kejadian kebakaran kembali turun menjadi 644 peristiwa.

”Sedangkan sampai September 2022, sudah ada 549 kejadian kebakaran,” papar Dedik.

Dedik mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan. Juga tidak melakukan pembersihan alang-alang lahan kosong dengan pembakaran.

”Masyarakat diimbau agar tidak membuat api unggun di area yang rawan kebakaran, seperti lahan kosong dan alang-alang dan melakukan patroli serta pengawasan di tempat-tempat rawan kebakaran,” papar Dedik.

”Segera melaporkan kejadian kebakaran melalui Command Center 112. Seluruh layanan kami baik pemadaman maupun penyelamatan, itu sifatnya gratis,” terang dia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore