Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Februari 2024 | 00.54 WIB

Bangun Environment Awareness, ASPRA Bersih-Bersih Pantai Kenjeran Surabaya

Ikut bangun mind set peduli lingkungan ASPRA gelar bersih-bersih sampah plastik di Kenjeran Surabaya. - Image

Ikut bangun mind set peduli lingkungan ASPRA gelar bersih-bersih sampah plastik di Kenjeran Surabaya.

JawaPos.com–Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan merilis angka jumlah sampah yang dihasilkan masyarakat Indonesia sepanjang 2023. Total ada 17,441,415.28 sampah per 2023.

Dari angka tersebut, persentase sampah jenis plastik menduduki nomor dua terbanyak selama 2023. Posisi pertama ada sampah sisa makanan dengan persentase 44,7 persen dari total. Sementara untuk sampah plastik 18 persen.

”Kami ingin terus menjaga komitmen dalam menjaga lingkungan. Salah satunya dengan bersih-bersih pantai di Kenjeran. Ada 30-40 orang dari tim,” kata Ricky Winoto, Direktur Utama PT Asia Pramulia (ASPRA) di Kenjeran Surabaya.

Ricky Winoto menyampaikan, pihaknya juga ingin mengajak masyarakat untuk memiliki mind set terkait sampah plastik yang bukan sekadar menjadi sampah. Ada nilai lebih.

”Kami menyadari apabila sejak 1991, kami tidak hanya ingin mencari profit. Tapi, juga ingin berkontribusi dalam pengelolaan sampah plastik untuk masa depan yang lebih berkelanjutan,” terang Ricky Winoto.

Salah satu contoh sampah plastik yang bisa dikelola lagi adalah sampah plastik botol PET. Ricky menyebutkan, pihaknya akan bersinergi dengan beberapa perusahaan yang menggunakan plastik PET.

”Kami akan bantu untuk kelola atau recycle kembali. Diharapkan dari hal kecil ini untuk dampak yang besar,” imbuh Ricky Winoto.

Berdasar catatan, market plastik PET di Indonesia masih kecil jika dibandingkan dengan Amerika Serikat. Ricky mendorong agar masyarakat bisa menggunakan botol plastik yang PET.

”Indonesia ini masih di angka lebih kurang 70 kg per kapita per tahun,” ucap Ricky.

Sementara itu, Wiwik, salah seorang pengunjung Pantai Kenjeran Surabaya mengatakan, beberapa sampah plastik banyak terlihat di sekitar pantai. Dia berharap Pemkot Surabaya lebih banyak menyediakan tempat sampah di pantai.

”Ada beberapa tempat sampah tapi jauh-jauh. Lalu, lebih baik, pengunjung dilarang membawa botol plastik lebih baik,” jelas Wiwik.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore