
Ilustrasi siswa SMA. Dok JawaPos
JawaPos.com – Realisasi beasiswa jenjang SMA/SMK masih minimalis. Namun, pemkot dan DPRD berencana kembali menambah kuota beasiswa. Dari 13.415 siswa dalam APBD murni menjadi 25.025 ribu peserta dalam rencana APBD Perubahan 2022.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya Reni Astuti menyampaikan, rencana itu sudah disetujui dalam KUA-PPAS, Dia mendorong pemkot untuk serius menyerap anggaran bantuan pendidikan tersebut. Nilainya mencapai Rp 47 miliar. ”Beasiswa ini program unggulan wali kota sehingga harus diserap maksimal,” kata Reni, Selasa (13/9).
Dia menyampaikan, beasiswa Pemuda Tangguh termasuk di dalam prioritas kebijakan umum anggaran Pemkot Surabaya. Karena itu, tidak ada alasan bagi pemkot untuk tidak memaksimalkan penyerapan anggaran. Apalagi, pencairan beasiswa sangat dibutuhkan untuk menunjang biaya pendidikan. Khususnya mereka yang berstatus MBR. ”Tujuan besar program ini adalah memutus rantai kemiskinan,” ujarnya.
Reni memastikan semua anggota dewan sepakat dengan alokasi tersebut. Sebab, beasiswa memang sangat dibutuhkan bagi kelanjutan pendidikan siswa dari kalangan MBR. Agar serapan bisa maksimal, pemkot harus menggencarkan sosialisasi sampai ke tingkat bawah. Caranya, RT/RW bisa dilibatkan.
Ketua Komisi D DPRD Khusnul Khotimah mendesak pemkot untuk mempercepat pencairan. Sebab, tahun anggaran 2022 tinggal menyisakan 3,5 bulan lagi. ”Ini kan sudah melalui proses yang panjang. Sangat dinanti para siswa,” ungkap Khusnul.
Dia menjelaskan, pemkot melalui dinas kebudayaan, kepemudaan dan olahraga, serta pariwisata (DKKORP) sudah melakukan seleksi gelombang pertama. Di antara sekitar 5.000 pendaftar, yang dinyatakan lolos sebanyak 1.421 anak. DPRD pun mendesak anggaran segera dicairkan. ”Kami mendesak pemkot langsung direalisasikan. Kalau bisa, bulan ini cair,” tegas Khusnul.
DKKORP juga sudah membuka gelombang kedua. Ada 2.513 pelajar yang mendaftar. Jumlah tersebut belum diverifikasi. Ada kemungkinan jumlah penerima bisa berkurang. ”Kami sepakat gelombang ketiga dibuka lagi. Sebab, kuota masih banyak,” ujar Wakil Ketua Komisi D Ajeng Wira Wati.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
